Kurs Rupiah Menguat ke Rp 16.305/US$

Kurs Rupiah Menguat ke Rp 16.305/US$
Ilustrasi rupiah dan dolar. (Foto: Beritasatu Photo/David Gita Roza)
Lona Olavia / MPA Kamis, 26 Maret 2020 | 16:32 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com-Rupiah berhasil berbalik arah terhadap dolar AS. Rupiah yang sempat mendekati posisi terendahnya pada krisis 1998, pada perdagangan Kamis (24/3/2020), mengacu data Bloomberg, ditutup menguat 195 poin atau 1,18% ke Rp 16.305 per dolar AS. Sedangkan kurs tengah Bank Indonesia (JISDOR) berada di posisi Rp 16.328 per dolar AS.

Direktur Utama PT Rifan Financindo Berjangka Ovide Decroli menuturkan, semua mata uang dunia tengah bergejolak sejak adanya berita virus corona menerpa dunia, beragam mata uang ada yang mengalami penguatan ataupun pelemahan. Pelaku pasar sekarang sama harapannya yakni covid-19 berakhir.

Khusus untuk rupiah sejak dua bulan terakhir pelemahannya di kisaran 22,42% dari terendah Rp 16.600 per dolar AS dan tertinggi di Rp 13.550 per dolar AS.

Meski begitu, untuk ke Rp 17.000 sepertinya agak berat. Sebab, di dalam negeri sendiri sudah kelihatan penanganan virus corona lebih serius dan kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat sehingga kekhawatiran yang lebih tentang anjloknya rupiah agak terbantu. Adapun, hingga akhir pekan ini, rupiah masih akan bergerak dalam rentang Rp 16.000-16.600 per dolar AS.

“Kalau dibanding mata uang lainnya dalam kurun tiga hari terakhir rupiah sangat perkasa terhadap mata uang dunia. Untuk saat ini stimulus sangat membantu penguatan rupiah itu sudah pasti. Banyak langkah-langkah Bank Indonesia dalam prakteknya positif untuk rupiah,” katanya kepada Beritasatu.com, Kamis (26/3/2020). 



Sumber: BeritaSatu.com