BRI Siapkan Skema Restrukturisasi Debitur Mikro

BRI Siapkan Skema Restrukturisasi Debitur Mikro
BRI memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM yang usahanya terdampak virus corona. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Lona Olavia / FER Kamis, 26 Maret 2020 | 16:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM dengan plafon maksimal Rp 10 miliar yang usahanya terdampak virus corona, berupa relaksasi penetapan kualitas kredit berdasarkan ketepatan pembayaran angsuran.

Baca Juga: Operasional BRI Tetap Berjalan Normal

Direktur Utama Bank BRI, Sunarso, mengatakan, BRI memberikan kemudahan bagi debitur yang terdampak virus corona melalui berbagai skema restrukturisasi, diantaranya penyesuaian suku bunga pinjaman, pengurangan tunggakan bunga dan atau denda serta perpanjangan jangka waktu pinjaman (rescheduling).

"Khusus untuk usaha skala mikro, BRI juga memiliki skema restrukturisasi lainnya berupa penundaan pembayaran cicilan pokok bulanan selama maksimal satu tahun. Selain itu, BRI juga telah menyiapkan skema restrukturisasi bagi debitur yang menikmati fasilitas Kredit Konsumer BRI, yakni Kredit Pemilikan Properti (KPP) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)," ujarSunarso dalam keterangan persnya, di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Sunarso mengatakan, kelonggaran cicilan yang dimaksud lebih ditujukan pada debitur kecil antar lain sektor informal, usaha mikro, pekerja berpenghasilan harian yang memiliki kewajiban pembayaran kredit untuk menjalankan usaha produktif mereka.

Baca Juga: Menkop dan UKM Siapkan Stimulus UMKM

Adapun alternatif skema restrukturisasi tersebut akan bervariatif disesuaikan dengan masing masing debitur dengan tetap memperhatikan faktor prospek usaha serta repayment capacity.

"BRI secara aktif juga melakukan monitoring dan memberikan pendamping secara langsung terhadap program restrukurisasi yang dijalankan oleh para debitur BRI sebagai upaya perseroan untuk menjalankan asas prudential banking dan selective growth,” pungkas Sunarso.



Sumber: BeritaSatu.com