Inaca: Tanpa Insentif, Maskapai Terancam Bangkrut
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Imbas Pandemi Corona

Inaca: Tanpa Insentif, Maskapai Terancam Bangkrut

Kamis, 26 Maret 2020 | 17:34 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia National Air Carriers Association (Inaca) memperkirakan sebagian maskapai nasional terancam bangkrut apabila pandemi virus corona terus berlanjut tanpa ada dukungan pemerintah dan stakeholders dalam memberikan keringanan serta insentif bagi operator penerbangan.

Baca Juga: Inaca Minta Tunda Pembayaran Biaya dan Pajak

"Diramalkan apabila penuntasan pandemi Covid-19 semakin tidak pasti, hal ini akan membuat industri penerbangan semakin terpuruk bahkan sebagiannya akan tidak beroperasi karena bangkrut," kata ketua Umum Inaca, Denon Prawiraatmadja dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Denon menyebutkan, saat ini industri penerbangan di Tanah Air tengah memasuki masa yang sangat sulit. Sejak awal Maret 2020 terjadi penurunan jumlah penumpang yang sangat drastis sehingga semua maskapai penerbangan sudah mengurangi jumlah penerbangan, baik rute maupun frekuensinya, sampai dengan 50 persen atau lebih.

Denon mengakui, untuk mengurangi kerugian yang derita beberapa waktu belakangan ini, sejumlah maskapai penerbangan telah melakukan langkah antisipasi, di antaranya dengan memilih opsi tutup operasi dan merumahkan atau melakukan pemutusan hubungan kerja karyawannya baik bagi pilot, awak kabin, teknisi, dan karyawan pendukung lainnya.

Baca Juga: Insentif untuk Maskapai Masih Dibahas

"Selain itu, dampak virus corona bukan hanya di industri penerbangan itu sendiri tapi juga untuk industri pendukungnya baik hilir maupun hulu seperti bengkel pesawat, ground handling, dan agen perjalanan yang terlibat," ujar Denon.

Denon mengatakan, untuk menyelamatkan dari kerugian yang lebih besar lagi, Inaca mengharapkan keringanan dan insentif dari pemerintah.

"Yang kami harapkan adalah penundaan pembayaran PPh, penangguhan bea masuk impor suku cadang, penangguhan biaya bandara dan navigasi yang dikelola BUMN, pemberlakuan diskon biaya bandara yang dikelola Kementerian Perhubungan, dan perpanjangan jangka waktu berlakunya pelatihan simulator maupun pemeriksaan kesehatan bagi awak pesawat," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Danone SN Indonesia Perketat Protokol Kesehatan dan Keselamatan di Masa Pandemi Corona

Di tengah pandemi corona, Danone SN Indonesia terus berupaya agar konsumen bisa tetap mendapatkan produk nutrisi yang dibutuhkan.

EKONOMI | 26 Maret 2020

Cegah Corona, RUPS Emiten BUMN Didorong Ditunda

Penundaan RUPS untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

EKONOMI | 26 Maret 2020

BRI Siapkan Skema Restrukturisasi Debitur Mikro

BRI memberikan kelonggaran cicilan kepada debitur kecil antar lain sektor informal, usaha mikro, dan pekerja harian.

EKONOMI | 26 Maret 2020

Kurs Rupiah Menguat ke Rp 16.305/US$

Banyak langkah-langkah Bank Indonesia dalam prakteknya positif untuk rupiah.

EKONOMI | 26 Maret 2020

BI Miliki Stok Uang Tunai Rp 450 Triliun, Cukup Untuk Enam Bulan

Memastikan kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai akan terpenuhi hingga enam bulan ke depan

EKONOMI | 26 Maret 2020

IHSG Melonjak 10,19% Kembali ke Level 4.000

Diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing sebesar Rp 653,13 miliar.

EKONOMI | 26 Maret 2020

Ini Langkah Pemerintah Jaga Kelangsungan Usaha dan Pengurangan PHK

Pemerintah sejauh ini telah menggulirkan Stimulus Ekonomi I, II, dan lanjutan guna mendukung upaya percepatan penanganan Covid-19.

EKONOMI | 26 Maret 2020

BI : Yang Terjadi Saat Ini Berbeda dengan Krisis 1998 dan 2008

Semakin cepat Covid-19 bisa diatasi, diyakini dampak terhadap pasar keuangan dan juga ekonomi bisa segera diminimalisir.

EKONOMI | 26 Maret 2020

BI : Pelemahan Rupiah Bersifat Sementara

Begitu ada kejelasan mengenai kebijakan fiskal maupun moneter, rupiah akan kembali stabil dan menguat.

EKONOMI | 26 Maret 2020

Lindungi Buruh di Tengah Corona, Menaker Atur Kebijakan Bagi Pelaku Usaha

Dalam Surat Edaran tersebut, pemerintah juga mengatur kebijakan hak perlindungan dan pengupahan bagi buruh yang harus dijaga oleh para pelaku usaha.

EKONOMI | 26 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS