Visa Dukung Pemberdayaan Pelaku Usaha Perempuan

Visa Dukung Pemberdayaan Pelaku Usaha Perempuan
Riko Abdurrahman, presiden direktur PT.Visa Worldwide Indonesia (kiri), anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan OJK, Sondang Samosir (dua dari kiri), dan Pungky P.Wibowo, direktur Eksekutif Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional Bank Indonesia meluncurkan kampanye Literasi Keuangan #IbuBerbagiBijak di Jakarta, Selasa (7/8) ( Foto: Investor Daily/Beritasatu / mardiana makmun )
Indah Handayani / FER Kamis, 26 Maret 2020 | 22:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Visa menggandeng Hand In Hand International dan IFundWomen untuk pemberdayaan perempuan, melalui program edukasi dan pendanaan bagi pelaku usaha perempuan di seluruh dunia dalam mengembangkan bisnisnya.

Baca Juga: Milenial Lebih Tertarik Belanja secara Online

Saat ini, jumlah pelaku usaha perempuan di seluruh dunia meningkat lebih cepat dibandingkan jumlah pelaku usaha laki-laki, di mana lebih dari 250 juta perempuan yang menjalani usaha sendiri di seluruh dunia.

CEO dan Chairman Visa, Al Kelly mengatakan, perempuan semakin berperan dalam menggerakkan perekonomian di seluruh dunia dan menciptakan lapangan kerja baru.

"Visa berkomitmen memanfaatkan kekuatan jaringan, merek, dan sumber daya finansial kami untuk mendukung pelaku usaha perempuan dalam mengejar impian mereka," ujar Al Kelly dalam keterangan persnya, Kamis (26/3/2020).

Kelly menambahkan IFundWomen merupakan platform pendanaan dan edukasi yang menyediakan akses permodalan melalui bantuan dana dan crowdfunding, pelatihan dengan para ahli, dan jaringan pelaku usaha perempuan.

Baca Juga: Literasi Keuangan Dorong Ibu Berinvestasi dan Berbisnis

Kemitraan baru Visa bersama dengan IFundWomen bertujuan membantu para pelaku usaha perempuan mendapatkan pendanaan yang dibutuhkan melalui serangkaian kompetisi pendanaan.

"Kemitraan ini diharapkan akan memajukan pemberdayaan ekonomi perempuan, yang memiliki manfaat yang berlipat mendorong pertumbuhan ekonomi dan hasil pembangunan yang lebih baik,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman, mengungkapkan program pemberdayaan perempuan juga sudah gencar diinisiasi Visa di Indonesia melalui program Literasi Keuangan #IbuBerbagiBijak.

Sejak tahun 2017, program literasi keuangan #IbuBerbagiBijak digelar, dengan dukungan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan telah menjangkau ratusan ribu perempuan di seluruh Indonesia.

"Pelaku usaha perempuan yang dijumpai saat pelatihan tersebut mengaku kesulitan mengakses permodalan untuk mendanai, menjalankan, dan mengembangkan bisnis mereka. Berkaca dari hal tersebut, kami berencana memperluas manfaat #IbuBerbagiBijak tidak hanya seputar manajemen keuangan, namun juga sharing strategi memperoleh akses permodalan untuk membantu mereka mengembangkan bisnisnya," tegas Riko.



Sumber: BeritaSatu.com