Bursa Australia Naik 3% Jelang Data Manufaktur Tiongkok

Bursa Australia Naik 3% Jelang Data Manufaktur Tiongkok
Ilustrasi bursa saham Asia. ( Foto: AFP / Philip Fong )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Selasa, 31 Maret 2020 | 07:35 WIB

Tokyo, Beritasatu.com - Bursa Asia Pasifik pada perdagangan Selasa pagi (31/3/2020) menguat menjelang rilis Indeks Pembelian Manajer Manufaktur (IPM) Tiongkok bulan Maret, yang diumumkan pukul 09:00 pagi HK/SIN.

Bursa saham Australia memimpin kenaikan di pasar utama kawasan itu, dengan S&P/ASX 200 naik 3,17 persen. Kenaikan itu terjadi setelah indeks turun sebesar 7 persen pada Senin.

Di Korea Selatan, Kospi juga naik 1,63 persen, sementara indeks Kosdaq naik 2,58 persen. Nikkei 225 Jepang naik 0,51 persen, sementara indeks Topix bertambah 0,13 persen. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang diperdagangkan 0,76 persen lebih tinggi.

Baca juga: IHSG Berpotensi Turun, Ini Daftar Rekomendasi Sahamnya

Investor akan menunggu rilis PMI manufaktur Tiongkok Maret pada Selasa pagi. Data tersebut dapat memberikan petunjuk seberapa besar dampak wabah virus corona terhadap ekonomi di Tiongkok, tempat penyakit ini pertama kali dilaporkan.

"Kami mengharapkan PMI manufaktur resmi rebound dari 35,7 poin pada Februari menjadi 45 poin pada Maret," kata senior currency strategist Commonwealth Bank of Australia, Joseph Capurso, menulis dalam sebuah catatan. "Itu akan di atas 38,8 poin yang dicapai pada November 2008," katanya mengacu pada krisis keuangan global.

Baca juga: Minyak Ambles 6% ke Level Terendah 18 Tahun Karena Turunnya Permintaan

Angka PMI di bawah 50 menandakan kontraksi, sementara angka di atas level tersebut mengindikasikan ekspansi.

Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average naik 690,70 poin menjadi 22.327,48 sementara S&P 500 naik 3,4 persen mengakhiri perdagangannya di 2.626,65. Nasdaq Composite juga ditutup 3,6 persen lebih tinggi pada 7.774,15.



Sumber: CNBC