Hari Terakhir Kuartal Kelabu, Wall Street Dibuka Melemah

Hari Terakhir Kuartal Kelabu, Wall Street Dibuka Melemah
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Johannes Eisele )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Selasa, 31 Maret 2020 | 20:52 WIB

New York, Beritasatu.com - Bursa Amerika Serikat atau Wall Street dibuka melemah pada hari Selasa (31/3/2020) atau hari terakhir kuartal pertama 2020 yang juga merupakan tiga bulan terburuk dalam sejarah Dow Jones Industrial Average.

Dow Jones Industrial Average turun 0,36 persen ke 22246,13, S&P 500 turun 0,56 persen ke 2611,82, dan Nasdaq turun 0,2 persen ke 7758,35.

Pada kuartal-I tahun ini Dow anjlok 21,8 persen, terburuk sejak 1987. S&P 500 turun 18,7 persen di Q-I 2020, kuartal terburuk sejak 2008.

Tom Lee, kepala riset Fundstrat Global Advisors, mengatakan kemungkinan pasar sudah menyentuh bottom. Jika indeks reli ditopang kabar buruk, itu tandanya kita sudah mencapai dasar," kata dia kepada CNBC.com.

Pekan lalu Wall Street menguat di tengah-tengah kabar rekor pengangguran. Kebijakan lockdown di sejumlah negara bagian membuat aktivitas perekonomian AS terhenti, sehingga jumlah klaim pengangguran di AS naik menjadi 3,28 juta orang dua minggu lalu. Jumlah ini lebih tinggi dari 665.000 klaim di era Great Depression dan rekor 695.000 klaim pada Oktober, 1982.

Presiden Donald Trump memperpanjang status social distancing ke 30 April. Presiden AS Donald Trump menandatangani undang-undang stimulus mengatasi dampak virus corona senilai US$ 2 triliun pada hari Jumat (27/3/2020) waktu setempat.

Jumlah kasus virus corona di AS menurut data terkini dari Worldometers mencapai 164.665 kasus dengan 3.177 korban jiwa.



Sumber: CNBC.com