Laju Penguatan Rupiah Terhenti

Laju Penguatan Rupiah Terhenti
Petugas bank menghitung mata uang dolar diantara mata uang rupiah di sebuah bank di Jakarta. ( Foto: Beritasatu Photo / Mohammad Defrizal )
Lona Olavia / MPA Rabu, 1 April 2020 | 16:11 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com- Kurs rupiah (IDR) atas dolar Amerika Serikat (USD) mengutip Bloomberg, melemah 140 poin atau 0,86 persen ke Rp 16.450 pada perdagangan Rabu (1/4/2020).

Dengan pelemahan ini rupiah kembali menjadi yang terburuk dibandingkan dengan mata uang utama di Asia lainnya hari ini.. Padahal kemarin rupiah mampu finish sebagai runner up. Rupiah, Rabu (31/3/2020) ditutup di level Rp 16.310 per dolar AS, dari sebelumnya Rp 16.338 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, stimulus untuk tangani Covid-19 cukup besar Rp 405,1 triliun, tapi menurutnya itu tidak bisa meng-cover keseluruhan dampak negatif dari penurunan aktivitas ekonomi akibat wabah. Banyak bisnis yang tutup atau kekurangan konsumen atau kesulitan bahan baku karena wabah. Sebagai perbandingan, Pemerintah AS mengeluarkan stimulus sebesar US$ 2 triliun atau bila dirupiahkan mencapai Rp 33.000 triliun.

“Ditambah penyebaran wabah masih menunjukkan peningkatan, jadi perlu waktu untuk perekonomian pulih dari wabah,” ujarnya kepada Beritasatu.com, Rabu (1/4/2020).

Selain itu pasar keuangan Indonesia juga sangat terpengaruh oleh asing. Bila sentimen global masih negatif, pasar keuangan dalam negeri, kata Ariston juga akan mendapatkan tekanan. Hal itu seperti yang dilakukan bank sentral global lainnya, stimulus moneter dengan meningkatkan likuiditas di pasar keuangan untuk meredam dampak buruk wabah. Terkait pembelian SBN oleh Bank Indonesia, tentu menurutnya ini positif bisa membantu meredam pelemahan rupiah.



Sumber: BeritaSatu.com