Investor Global Confident terhadap Ekonomi RI
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perry Warjiyo:

Investor Global Confident terhadap Ekonomi RI

Kamis, 2 April 2020 | 14:48 WIB
Oleh : Primus Dorimulu / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Para investor global masih percaya dan yakin (confident) terhadap ekonomi Indonesia. Kondisi ini perlu dimanfaatkan untuk penerbitan surat berharga negara (SBN). Dengan kepercayaan investor yang masih besar, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini dijaga tidak turun di bawah 2,3% dan pada akhir tahun rupiah berada di level Rp 15.000 per dolar AS.

"Saya baru saja mengontak investor global. Mereka masih cukup confident terhadap Indonesia," kata Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo dalam jumpa pers online di Jakarta, Rabu (2/4/2020).

Dengan kepercayaan pasar yang masih besar itu, ia menyarankan agar penerbitan global bond dinaikkan dari saat ini US$ 8 miliar sambil tetap memperhatikan kapasitas pasar.

Lelang SBN pun perlu ditingkatkan. Lelang SBN pernah Rp 15 triliun dan Rp 20 triliun. Ke depan, lelang SBN bisa lebih besar.

"Recovery bond yang pernah disebutkan itu sebuah rencana," kata Perry. Jika daya serap SBN dan global bond bagus, jenis surat utang lain tidak diperlukan.


Bukan BLBI

Perry menegaskan, pihaknya tidak menerbitkan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) untuk mendukung APBN. Untuk mengurangi defisit APBN, BI ikut di pasar sekunder dengan membeli SBN, baik surat utang negara (SUN) maupun surat berharga syariah negara (SBSN).

Tapi, ke depan, jika yield obligasi pemerintah sudah terlalu tinggi, jauh melebihi batas toleransi, BI akan masuk pasar perdana untuk membeli SUN dan SBN.

Kalau dalam kondisi normal, BI masuk pasar perdana, kesan yang muncul adalah bank sentral menambah jumlah uang beredar dan itu akan memicu inflasi. UU BI juga melarang bank sentral untuk masuk pasar primer SBN.

"Tapi, dalam kondisi abnormal, ketika tak ada pembeli dan yield sudah terlalu tinggi, BI menjadi sebagai lender of the last resort diperkenankan masuk pasar primer," ungkap Gubernur BI.

BI sebagai otoritas moneter selalu bertindak prudent. Demikian pula Kementerian Keuangan sebagai otoritas fiskal. Dalam situasi abnormal, BI masuk pasar primer untuk membeli SBN (SUN dan SBSN). Dana hasil penjualan SBN digunakan untuk menutup defisit APBN yang melebar karena stimulus ekonomi untuk menangani Covid-19.

"Jangan artikan pembelian SUN dan SBSN sebagai bailout. BI memberikan BLBI. Itu tidak benar," tegas Perry.

Rupiah Rp 15.000

BI tidak akan mengontrol devisa untuk menjaga nilai tukar rupiah. Perry yakin, rupiah yang sekarang ini bergejolak akan menuju Rp 15.000 per dolar AS di akhir tahun. Posisi rupiah saat ini undervalued.

UU Lalu Lintas Devisa tidak mengenal kontrol devisa. Lagi pula, kata Perry, saving-investment gap di Indonesia masih besar. Tabungan di Indonesia tidak cukup untuk membiayai pembangunan.

"Kita butuh investasi asing, baik sebagai investasi langsung maupun investasi portofolio untuk masuk ke saham dan obligasi," pasar Perry.

Oleh karena itu, lalu-lintas devisa tidak akan dikontrol. Apalagi Indonesia mau menerbitkan global bond. Lebih dari 80% hasil ekspor, kata Perry, sudah dibawa pulang oleh eksportir ke Indonesia. Devisa itu belum dikonversi ke rupiah.

"Kami belum ada rencana mewajibkan konversi dolar para eksportir itu ke rupiah. Kami memahami dunia usaha membutuhkan dolar ke depan," ungkap Perry.

BI memberikan fasilitas hedging kepada eksportir guna memastikan bahwa dolar tersedia pada kurs yang sama. "Domestic non-delivery forward adalah hedging yang kami siapkan bagi dunia usaha," kata Gubernur BI.

Bank sentral saat ini, kata Perry, mempersiapkan semua langkah yang harus diambil dalam kondisi abnormal. BI pun belum masuk pasar primer untuk membeli surat berharga yang diterbitkan pemerintah. Tapi, semua harus dipersiapkan.

"Kita siap payung sebelum hujan. Bukan ketika hujan datang baru kita mencari payung," jelas Gubernur BI memberikan analogi.

Perry mengimbau semua pihak untuk melangkah bersama. Masyarakat mengikuti arahan pemerintah dan para pelaku bisnis melangkah bersama pemerintah dan masyarakat.

Perry juga secara khusus memberikan perhatian kepada para tenaga medis yang menjadi terdepan dalam merawat pasien Covid-19. Juga para pelaku bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang saat ini kehilangan pendapatan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Saham BRI Paling Aktif Saat Indeks Turun 0,15%

BBRI turun 0,80%, ADRO meningkat 15,23%, BBCA melemah 0,91%, INDY menguat 19,34%, dan UNTR naik 4,92%.

EKONOMI | 28 September 2021

Mitra Binaan Askrindo ini Raup Untung di Masa Pandemi Covid-19

Beberapa usaha khususnya di sektor UMKM sukses bertahan bahkan tumbuh di masa pandemi Covid-19.

EKONOMI | 28 September 2021

Perbarindo Gandeng LPS Gelar Sentra Vaksinasi di Jepara

Sentra vaksinasi covid-19 yang digelar Perbarindo-LPS di Jepara menargetkan 1.500 peserta.

EKONOMI | 28 September 2021

Manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan Diberikan Mulai Februari 2022

BPJamsostek/BPJS Ketenagakerjaan memastikan manfaat dari program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) akan diterima pada Februari 2022.

EKONOMI | 28 September 2021

Bappenas: 75% Investor Tertarik Sustainable Investing

Pengembangan industri hijau memiliki potensi yang sangat besar, serta menjadi daya tarik investasi di Indonesia.

EKONOMI | 28 September 2021

Ikuti Bursa Asia, Bursa Eropa Dibuka Melemah

Stoxx 600 turun 1,25%, DAX Jerman turun 0,84%, FTSE Inggris turun 0,43%, CAC Prancis turun 1,5%, FTSE MIB Italia turun 0,81%.

EKONOMI | 28 September 2021

Hadi Poernomo: DJP Sebaiknya di Bawah Langsung Presiden

Pungutan pajak menjadi salah satu sumber utama penerimaan negara dalam APBN. Bahkan, nilai penerimaan pajak dapat mencapai lebih dari 80% dari total penerimaan negara. Ironisnya, dengan peran yang sangat krusial tersebut, dalam kurun waktu 12 tahun terakhir Indonesia tidak pernah mencapai target penerimaan pajak. Padahal, jika dilihat GDP Indonesia terus mengalami peningkatan

EKONOMI | 28 September 2021

Dirut Krakatau Steel: Utang dan Penyelesaian Proyek Bagian dari Pembenahan

Silmy menegaskan, akumulasi utang Krakatau Steel disebabkan beberapa hal. Salah satunya, pengeluaran investasi yang belum menghasilkan sesuai dengan rencana.

EKONOMI | 28 September 2021

Ekonom Ramai-ramai Pangkas Proyeksi PDB Tiongkok, Bursa Asia Mixed

Nikkei 225 Tokyo turun 0,19%, indeks komposit Shanghai naik 0,54%, Hang Seng Hong Kong naik 1,34%, S&P/ASX 200 turun 1,47%, Kospi turun 1,14%.

EKONOMI | 28 September 2021

Luncurkan Logo Baru, Kemkop dan UKM Canangkan Ekosistem Transformasi KUMKM

Kemkop dan UKM canangkan gerakan baru untuk melakukan percepatan koperasi modern dan UMKM naik kelas.

EKONOMI | 28 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# Pengganti Mangkunegara IX


# SBY



TERKINI
Bangkok Siaga, 6 Tewas dan 70.000 Rumah Tergenang Banjir di Thailand

Bangkok Siaga, 6 Tewas dan 70.000 Rumah Tergenang Banjir di Thailand

DUNIA | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings