Pelemahan Berlanjut, Rupiah Ditutup di Rp 16.495/US$
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pelemahan Berlanjut, Rupiah Ditutup di Rp 16.495/US$

Kamis, 2 April 2020 | 16:17 WIB
Oleh : Lona Olavia / MPA


Jakarta, Beritasatu.com- Kurs rupiah lanjutkan tren pelemahannya pada perdagangan, Kamis (2/4/2020). Sempat melemah hingga Rp 16.555 per dolar AS mengutip data Bloomberg, rupiah akhirnya harus ditutup turun 45 poin (0,27 persen) ke Rp 16.495 per dolar AS.

Rupiah diproyeksi terus melemah jika pandemi corona (Covid-19) tidak segera terselesaikan. Apalagi, rupiah beberapa hari ini coba untuk menguji level terendahnya sepanjang sejarah, yaitu Rp 16.650 per dolar AS

“Nilai tukar rupiah dibayangi oleh banyak sentimen negatif di pasar, baik yang berasal dari eksternal dan internal. Jadi, rupiah kali ini melemah wajar sekali,” kata Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim kepada beritasatu.com, Kamis (2/4).

Dari eksternal, pasar ketakutan setelah briefing pers yang mengerikan dari Presiden AS Donald Trump Selasa malam, di mana ia memperingatkan warga Amerika akan "menyakitkan" dua minggu ke depan dalam memerangi virus corona bahkan dengan langkah-langkah sosial dengan cara menjaga jarak.

Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa jumlah kasus Covid-19 global mencapai 800.000 pada 1 April. Kemudian pandemik telah menunjukkan beberapa tanda-tanda akan ada peningkatan tajam dengan kasus-kasus global di jalur untuk mencapai satu juta dalam satu atau dua hari, karena pandemi tersebut sudah menyebar lebih dari 200 negara.

Selain itu, harga minyak naik tajam Kamis setelah Presiden Donald Trump menyatakan Rabu malam bahwa Rusia dan Arab Saudi akan membuat kesepakatan untuk mengakhiri perang harga mereka dalam "beberapa hari". Harga minyak global telah turun sekitar dua pertiga tahun ini, memukul keras keuangan negara-negara yang bergantung pada pendapatan minyak untuk pendanaan.

Sedangkan, dari internal, pasar kecewa terhadap pernyataan Gubernur Bank Indonesia yang mengasumsikan bahwa rupiah bisa ke Rp.17.500 atau Rp.20.000 akibat pandemi virus corona yang saat ini terus bertambah di Indonesia, walaupun hari ini sudah direvisi oleh Gubernur BI namun seyogyanya Pemerintah dan BI harus bisa mengayomi masyarakat sehingga tidak terjadi kepanikan yang berlebihan.

“Skenario itu jangan diucapkan walupun sesakit-sakitnya, sebaiknya buat internal. Pada saat BI dan Pemerintah beri skenario itu pasar dengan sendirinya tarik dana besar-besaran dari dalam negeri,” kata Ibrahim.

Terkait prediksi rupiah hingga akhir tahun, ia pun memprediksi rupiah bisa lebih perkasa daripada prediksi BI yang Rp 15.000 per dolar AS, yakni Rp 14.500. “Rp 14.500 per dolar AS sampai akhir tahun. Virus corona itu beda dengan perang dagang,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Kobe Boga Perkuat Pasar 16 Negara Lewat Produk Baru

PT Kobe Boga Utama, perusahaan di industri makanan seperti saus dan mi, memperkuat pasar di 16 negara tujuan ekspornya dengan berbagai produk baru.

EKONOMI | 23 September 2021

Luhut: PeduliLindungi Bisa Dikembangkan untuk Promosi dan Alat Pembelian Produk UMKM

Diakui, program Bangga Buatan Indonesia dan rangkaian karya kreatif Indonesia (KKI) mampu mendorong produk premium UMKM di Indonesia.

EKONOMI | 23 September 2021

Rupiah Stagnan di Rp 14.242 Saat Mata Uang Asia Menguat

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.240- Rp 14.261 per dolar AS.

EKONOMI | 23 September 2021

Pemegang Saham Setujui Stock Split BCA dengan Rasio 1:5

Stck split diharapkan membuat saham BCA lebih terjangkau investor ritel dan milenial.

EKONOMI | 23 September 2021

Asing Beli Saham Rp 871 Miliar, IHSG Ditutup Naik ke 6.142

IHSG pada penutupan perdagangan sore ini Kamis (23/9/2021) naik 34,4 poin (0,56%) ke level 6.142.

EKONOMI | 23 September 2021

Tugu Insurance Raih Predikat Asuransi Terbaik 2021 dari Majalah Investor

Pemeringkatan ini mengacu pada 15 kriteria yang di antaranya adalah pertumbuhan aset rata-rata.

EKONOMI | 23 September 2021

Kemenperin Sukses Merelokasi Produksi Mesin Cuci dari Tiongkok, Kini Ekspor ke Jepang

Pemerintah saat ini serius dalam upaya pengelolaan dan perbaikan iklim usaha khususnya bagi pelaku industri di Tanah Air.

EKONOMI | 23 September 2021

Bursa Eropa Menguat karena Fed Belum Akan Kurangi Stimulus

Indeks Stoxx 600 pan-Eropa diperdagangkan naik 0,7% dengan semua sektor di wilayah positif.

EKONOMI | 23 September 2021

Grant Thornton Prediksi Dampak Tapering Off Tidak Seberat Seperti 2013

Tapering off yang pernah dilakukan The Fed tahun 2013 lalu terbukti memicu taper tantrum yaitu sebuah keadaan gejolak pasar keuangan.

EKONOMI | 23 September 2021

Hari Maritim Nasional 2021, Presiden Jokowi: Indonesia Harus Jadi Poros Maritim Dunia

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki 17 ribu pulau dengan garis pantai lebih dari 108 kilometer, harus jadi poros maritim dunia.

EKONOMI | 23 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Hari Libur Nasional 2022


# Toko Obat Ilegal


# Joe Biden


# Piala Sudirman



TERKINI
Setelah Diprotes India, Inggris Setujui Vaksin Covid-19 Covishield

Setelah Diprotes India, Inggris Setujui Vaksin Covid-19 Covishield

DUNIA | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings