Jokowi Sebut Rasio Elektrifikasi Pedesaan Lampui Target RPJMN

Jokowi Sebut Rasio Elektrifikasi Pedesaan Lampui Target RPJMN
Ilustrasi Jaringan Listrik ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Lenny Tristia Tambun / WBP Jumat, 3 April 2020 | 10:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan rasio elektrifikasi pedesaan atau listrik yang masuk pedesaan pada 2020 mencapai 99,48 persen. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan 2014 yang mencapai 84 persen.

“Rasio elektrifikasi hingga 2020 ini, telah mencapai 99,48 persen. Meningkat sangat signifikan dari tahun 2014 yang masih berada di posisi 84 persen,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas (ratas) yang membahas peningkatan rasio elektrifikasi pedesaan melalui video conference dari Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Baca juga: Wamendes: Seluruh Desa Harus Bebas Dari Kegelapan

Pencapaian rasio elektrifikasi pedesaan hingga 2020 ini, diklaim Jokowi sudah melampui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019 yang ditetapkan sebesar 96 persen. “Dan telah melampui target RPJM tahun 2015-2019 sebesar 96 persen,” ujar Jokowi.

Baca juga: Stimulus Virus Corona, Tagihan 24 Juta Pelanggan Listrik Digratiskan

Sementara pencapaian rasio elektrifikasi pedesaan hingga tahun 2020 masih belum melampui target yang ditetapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia sebesar 99,9 persen. Diharapkan target tersebut dapat tercapai pada tahun 2020.



Sumber: BeritaSatu.com