Stimulus Fiskal Penanganan Corona Dinilai Masih Minim
Logo BeritaSatu

Stimulus Fiskal Penanganan Corona Dinilai Masih Minim

Jumat, 3 April 2020 | 17:58 WIB
Oleh : Herman / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti menilai, stimulus fiskal yang dikucurkan pemerintah Indonesia untuk menanggulangi dampak virus corona atau Covid-19 masih terlalu sedikit. Padahal Indonesia merupakan salah satu negara dengan mortality rate atau tingkat kematian terbesar di dunia untuk kasus Covid-19.

Esther menghitung, dengan estimasi PDB 2020 sebesar Rp 16.628,81 triliun dan asumsi pertumbuhan ekonominya sama seperti 2019 yakni 5,02%, maka apabila pandemi Covid-19 merusak 50% perekonomian, Indonesia akan kehilangan PDB sebesar Rp 8.314,40 triliun per tahun. Jumlah itu sama dengan sekitar Rp 693 triliun setiap bulan dan Rp 2.078 triliun di bulan ketiga.

“Stimulus fiskal yang dikucurkan pemerintah itu tidak cukup. Asumsinya, kalau perekonomian Indonesia terganggu 50%, kemudian dampak Covid-19 ini terasa sampai tiga bulan, paling tidak pemerintah harus mengucurkan stimulus sebesar Rp 2.078 triliun,” kata Esther dalam diskusi daring yang digelar Indef, Kamis (3/4/2020) malam.

Esther menambahkan, peningkatan kerugian juga akan terjadi bila Covid-19 merusak perekonomian hingga 70%. Kerugian yang ditanggung bisa mencapai Rp 11.640,16 dalam setahun, atau sekitar Rp 970 triliun setiap bulannya. Dengan demikian menurut Esther, pemerintah seharusnya menggelontorkan stimulus fiskal lebih besar lagi, minimal sebesar Rp 2.078 triliun untuk skenario tiga bulan.

Pemerintah sebelumnya telah menetapkan tambahan belanja dan pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 untuk penanganan Covid-19, yaitu sebesar Rp 405,1 Triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk sektor kesehatan sebesar Rp 75 triliun, jaringan pengaman sosial Rp 110 triliun, dukungan kepada industri senilai Rp 70,1 triliun, dan juga dukungan pembiayaan anggaran untuk program pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp 150 triliun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Bursa Asia Melemah Terimbas Krisis Evergrande

Indeks Nikkei Tokyo turun 0,31%, indeks komposit Shanghai turun 1,4%, S&P/ASX 200 naik 0,21%.

EKONOMI | 22 September 2021

Indeks Diproyeksi Menguat, Buy On Weakness Saham-saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (22/9/2021), berpeluang menguat untuk menguji area 6,100.

EKONOMI | 22 September 2021

Bursa Eropa Menguat, Investor Pantau Rapat the Fed

Stoxx 600 naik 1%, DAX Jerman naik 1,43%, FTSE Inggris naik 1,12%, FTSE MIB Italia naik 1,22%.

EKONOMI | 22 September 2021

Sempat Rebound, Wall Street Akhirnya Gagal Bertahan di Zona Hijau

Dow Jones sempat menguat tetapi kemudian ditutup turun 0,15% ke 33.919,84. S&P 500 turun 0,08% ke 4.354,19. Nasdaq naik 0,22% ke 14.746,4.

EKONOMI | 22 September 2021

Menteri Basuki: Pembangunan Infrastruktur Terpadu Tingkatkan Daya Saing

Pembangunan infrastruktur yang terpadu diharapkan dapat meningkatkan daya saing, menjamin keadilan sosial, dan memperkuat persatu nasional.

EKONOMI | 22 September 2021

Elnusa Petrofin, Anak Usaha BUMN Terpopuler Versi AHI 2021

Elnusa Petrofin telah memperoleh penghargaan ini selama dua tahun berturut-turut dalam ajang Anugerah Humas Indonesia 2021.

EKONOMI | 21 September 2021

Ridwan Kamil: Jabar Terdepan dalam Penggunaan EBT

PLTS Atap berkapasitas 2.112 kWP terpasang di pabrik Aqua Mekarsari yang merupakan Pabrik Danone-Aqua terbesar di Indonesia.

EKONOMI | 21 September 2021

Tata Kelola SDM Pegadaian Diganjar Empat Penghargaan

Pegadaian dinilai konsisten dalam implementasi strategi groom talent sejak rekrutmen talenta hingga pemberian reward dan punishment yang adil dan transparan.

EKONOMI | 21 September 2021

SKK Migas Gandeng Pemkot Surakarta Kembangkan Solo Technopark

SKK Migas dan Solo Technopark sepakat menjalin kerja sama untuk membangun kapasitas nasional industri hulu migas.

EKONOMI | 21 September 2021

Penggabungan BUMN Pangan Perkuat Transformasi Ekosistem Pangan

Penggabungan BUMN tidak berdampak pada karyawan yang digabung dan tidak ada pengurangan.

EKONOMI | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Wali Kota Bogor Ingatkan Warga Jaga Prokes Agar Masuk PPKM Level 2

Wali Kota Bogor Ingatkan Warga Jaga Prokes Agar Masuk PPKM Level 2

MEGAPOLITAN | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings