Sejak Awal Tahun, Obligasi dan Sukuk di BEI Rp 19,3 Triliun

Sejak Awal Tahun, Obligasi dan Sukuk di BEI Rp 19,3 Triliun
Ilustrasi obligasi (surat utang) ( Foto: Istimewa )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Sabtu, 4 April 2020 | 07:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Sejak awal tahun 2020 hinga pekan pertama April, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp 19,37 triliun menyusul lima surat utang listing (pencatatan perdana) pekan ini.

"Jumlah sepanjang 2020 merupakan 18 emisi dari 16 perusahaan," demikian data BEI yang dikutip Beritasatu.com, Sabtu (4/4/2020).

Baca juga: Pekan Ini, Kapitalisasi Bursa Bertambah Rp 82 Triliun

BEI pada minggu ini mencatatkan empat obligasi dan satu sukuk, yakni Obligasi Berkelanjutan IV Astra Sedaya Finance sebesar Rp 2,183 triliun, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bank CIMB Niaga 2020 sebesar Rp 1 triliun.

Selanjutnya Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Victoria Tahap III Tahun 2020 sebesar Rp 60 miliar, Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap II Tahun 2020 sebesar Rp 363 miliar serta Obligasi Berkelanjutan III Mandala Multifinance Tahap V Tahun 2020 sebesar Rp 100 miliar.

Dengan pencatatan ini, maka total emisi obligasi dan sukuk di BEI berjumlah 429 emisi dengan nilai outstanding Rp 442,41 triliun dan US$ 47,5 juta, diterbitkan oleh 116 perusahaan.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 93 seri senilai Rp 2.833,36 triliun dan US$ 400 juta. Adapun Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 12 emisi senilai Rp 10,62 triliun.



Sumber: BeritaSatu.com