Laba Bersih BNI Februari 2020 Meningkat 22,3% Jadi 2,58 T
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Laba Bersih BNI Februari 2020 Meningkat 22,3% Jadi 2,58 T

Selasa, 7 April 2020 | 16:20 WIB
Oleh : Lona Olavia / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah ketidakpastian global dan dalam negeri, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) meraih laba bersih Rp 2,58 triliun pada periode Januari sampai Februari 2020 atau tumbuh 22,27% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019.

Pencapaian ini cukup mengembirakan karena lebih tinggi dibandingkan dengan laba bersih industri perbankan yang hanya tumbuh 8,25% dan Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) IV yang tumbuh 19,08% di Januari 2020 sesuai Statistik Perbankan Indonesia (SPI).

Direktur Tresuri dan Internasional BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, kinerja perseroan pada Februari menjadi bukti bahwa fundamental BNI masih cukup kuat menghadapi ketidakpastian yang terjadi pada 2020. “Kami terus mencermati perkembangan yang ada dan tetap akan tumbuh dengan menjaga manajemen risiko di tengah ketidakpastian akibat wabah Covi-19,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (7/4/2020).

Lebih rinci peningkatan laba bersih BNI ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar 15,85% dari Rp 5,11 triliun pada Februari 2019 menjadi Rp 5,92 triliun pada Februari 2020. Sementara itu, pendapatan komisi dan administrasi (fee based income/FBI) tetap kuat dengan menghimpun yakni Rp 1,44 triliun pada Februari 2020.

Pada Februari 2020, BNI juga mencatatkan peningkatan aset 9,72% menjadi Rp 788,72 triliun, dibandingkan Februari 2019 yang tercatat senilai Rp 718,82 triliun.

Kenaikan aset perusahaan juga didukung oleh peningkatan penyaluran kredit yang meningkat 11,8% menjadi Rp 529,53 triliun, dibandingkan periode yang sama 2019 senilai Rp 473,61 triliun. Sementara DPK perusahaan pun tercatat naik 9,83% menjadi Rp 573,3 triliun, dibandingkan Februari 2019 senilai Rp 521,97 triliun.

Head of Investment PT Avrist Asset Management Tbk Farash Farich mengatakan, sebuah sinyal positif untuk bank bisa tumbuh di awal tahun. Meski tantangannya semakin berat ke depannya, terutama karena perlambatan ekonomi akibat penyebaran virus corona ini. "Dari sisi valuasi BNI termasuk yg sudah sangat rendah, price to book 0.65x, di bawah standar deviasi historisnya," katanya.

Menurutnya ini juga bisa menjadi momen investor untuk mengoleksi saham BNI, apalagi dengan PBV saat ini yang menandakan saham bank pelat merah ini tengah undervalue. PBV adalah penilaian harga saham dengan nilai buku perusahaan. Biasanya, saham yang memiliki rasio PBV besar, punya valuasi tinggi (overvalue) sedangkan saham dengan PBV di bawah 1 kali, punya valuasi murah.

"Kemungkinan untuk valuasi kembali lebih rendah tetap ada. Tapi paling tidak valuasi saat ini sudah cukup menarik. Namun untuk antisipasi kemungkinan harga bisa lebih turun bisa dilakukan pembelian bertahap," ujarnya.

Ia menilai saham BNI menarik dikoleksi untuk investor jangka panjang. Pasalnya dengan kondisi saat ini, dan adanya pandemi Covid-19 industri perbankan pun tertekan. Saham BNI sendiri pernah mencapai PBV seperti ketika krisis 2008.

Saham bank dengan aset terbesar keempat ini tetap menarik perhatian investor, terutama investor domestik dengan nilai pembelian Rp 224,7 miliar, dan pembelian investor asing Rp 40,1 miliar. Pada penutupan perdagangan Senin, 6 April 2020 saham BBNI ditutup Rp 4.290 per saham, melonjak hampir 7% dibandingkan penutupan Jumat 3 April 2020 sebesar Rp 4.010 per saham.

Dengan catatan Loan to deposit ratio (LDR) yang bagus 2019, BNI memiliki ruang gerak yang cukup lebar untuk meningkatkan portofolio kreditnya. Hal ini tercermin dari penyaluran kredit BNI melesat 11,8% menjadi Rp 529,53 triliun, dibandingkan periode yang sama 2019 senilai Rp 473,61 triliun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Berdayakan UMKM, ASDP Inisiasi Gerakan 15.000 Masker

Gerakan 15.000 masker merupakan wujud komitmen tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pandemi corona.

EKONOMI | 7 April 2020

Pandemi Corona, Okupansi Hotel Crown Group Melonjak

Minggu lalu, Skye Suites mengumumkan program baru untuk pasar jangka panjang.

EKONOMI | 7 April 2020

Kurs Rupiah Terapresiasi 200 Poin ke Rp 16.200

Kurs rupiah berada di level Rp 16.200 per dolar AS atau terapresiasi 212,5 poin (1,29 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 16.413.

EKONOMI | 7 April 2020

IHSG Ditutup Melemah ke 4.778,6

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,69 persen ke kisaran 4.778,64 pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (7/4/2020).

EKONOMI | 7 April 2020

Pemulihan Ekonomi Bergantung Keberhasilan Tangani Corona

Penyerapan dana untuk melawan corona harus tepat sasaran.

EKONOMI | 7 April 2020

Hadapi Corona, Pemerintah Beri Stimulus Tunai Rp 600.000 Per Keluarga Seindonesia

Pemerintah akan memberikan BLT atau stimulus corona sebesar Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan untuk semua KK seindonesia.

EKONOMI | 7 April 2020

Covid-19, Kemhub Maksimalkan Peran Tol Laut

Tol laut bisa dimanfaatkan membantu distribusi barang di tengah pandemi virus corona

EKONOMI | 7 April 2020

Pemerintah Akan Salurkan Paket Sembako Senilai Rp 600.000 per KK di Jabodetabek

Pemerintah akan memberikan bansos Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan kepada masyarakat lapisan bawah di Jabodetabek untuk menghadapi dampak virus corona.

EKONOMI | 7 April 2020

Ini Besaran Biaya Perawatan Pasien Covid-19 di RS

Menkeu memastikan seluruh biaya pengobatan untuk pasien yang positif terinfeksi Covid-19 akan ditanggung oleh pemerintah.

NASIONAL | 7 April 2020

Awal Sesi II, Pelemahan IHSG Mulai Berkurang, Kurs Rupiah Menguat

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan sesi II melemah 0,95 persen ke 4.766,04, Selasa (7/4/2020).

EKONOMI | 7 April 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS