Berkat Work from Home, Traffic Broadband Telkomsel Naik 16%

Berkat Work from Home, Traffic Broadband Telkomsel Naik 16%
General Manager Network Operation and Quality Management Region Jawa Timur Telkomsel Permata Jaya Simarmata (kiri) dan General Manager Consumer Sales Region Jawa Timur Telkomsel, Erick Noviantoro (kanan) saat video conference untuk mendukung program pemerintah physical distancing untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Jumat (3/4/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Lona Olavia / FMB Selasa, 7 April 2020 | 17:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sejak masyarakat dan pelaku industri mulai menjalankan imbauan dari Pemerintah RI untuk beraktivitas dari rumah (work from home), hingga kini Telkomsel mencatat lonjakan traffic komunikasi, khususnya layanan broadband yang mencapai 16 persen.

"Lonjakan traffic komunikasi berbasis broadband secara keseluruhan tersebut juga didominasi oleh tumbuhnya pengguna aplikasi belajar berbasis daring (e-learning) seperti Ruang Guru, aplikasi yang tergabung dalam Paket Ilmupedia, situs e-learning Kampus dan Google Classroom, yang meningkat lebih dari 5.404 persen," sebut Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro dalam siaran pers, Selasa (7/4/2020).

Hal tersebut, sambungnya juga didorong dari bertambahnya pelanggan yang memanfaatkan kemudahan akses e-learning melalui paket bebas kuota hingga 30GB yang dihadirkan Telkomsel seperti aplikasi RuangGuru dan aplikasi Paket Ilmupedia (Zenius, Bahaso, Cakap, Sekolahmu, Rumah Belajar, Quipper dan ratusan situs e-learning kampus).

Selain itu, terjadi peningkatan pengguna layanan aplikasi penunjang layanan bekerja atau meeting conference secara daring seperti Zoom, Microsoft Teams dan CloudX Telkomsel sebesar lebih dari 443 persen. Sebelumnya, sebagai bentuk dukungan untuk segmen pelanggan korporasi yang ingin terus produktif dalam menjalankan pekerjaan dari rumah, Telkomsel telah menghadirkan kemudahan proses bekerja secara daring melalui paket bebas kuota data hingga 60GB untuk akses aplikasi CloudX Telkomsel yang merupakan solusi bisnis korporasi dalam bentuk layanan komunikasi berbasis cloud untuk chatting dan meeting yang dapat diakses melalui tablet, handphone dan desktop.

"Sejak itu diluncurkan pertama kali pada bulan Januari 2020, jumlah perusahaan yang menggunakan aplikasi CloudX Telkomsel tumbuh sebesar 2100 persen," sebutnya.

Setyanto menambahkan, Telkomsel mencatat pergerakan traffic komunikasi layanan media sosial cenderung stabil. Namun untuk traffic layanan komunikasi pesan instan (melalui Whatsapp, Line, dan Telegram) tumbuh sebesar 40 persen, dan Games Online meningkat sebesar 34 persen. Melonjaknya traffic payload games online juga diikuti dengan tumbuhnya pengguna aktif game portal & media platform milik Telkomsel, Dunia Games sebesar 56 persen dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya.

Untuk layanan hiburan seperti streaming video seperti melalui Youtube dan MAXstream, terjadi lonjakan traffic payload sebesar 17 persen. Lonjakan tersebut juga didukung dengan tumbuhnya jumlah pengguna layanan streaming video on demand MAXstream sebesar 18 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Untuk mengantisipasi tingginya minat pelanggan dalam mengakses layanan MAXstream, Telkomsel telah menyediakan paket MAXstream Gala Plus, yang memungkinkan pelanggan dalam menikmati kuota besar untuk menonton berbagai konten di MAXstream.

"Dalam memastikan kualitas jaringan yang prima di wilayah residensial, rumah sakit rujukan dan rumah sakit darurat Covid-19, Telkomsel juga telah melakukan antisipasi dengan mengoptimalkan fungsi seluruh spektrum besar yang dimiliki, yakni frekuensi 900, 1800, 2100, dan 2300 Mhz, yang sudah tersedia di seluruh BTS yang menjangkau kawasan tersebut," tutupnya.



Sumber: BeritaSatu.com