OJK Pastikan Industri Jasa Keuangan Tetap Beroperasi di Tengah PSBB

OJK Pastikan Industri Jasa Keuangan Tetap Beroperasi di Tengah PSBB
Teller BRI sedang bertugas. ( Foto: Istimewa )
Lona Olavia / FMB Rabu, 8 April 2020 | 14:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan bahwa industri jasa keuangan seperti perbankan, pasar modal dan industri keuangan non-bank (IKNB) tetap akan beroperasi di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau lockdown di DKI Jakarta yang berlaku mulai Jumat (10/4).

Juru Bicara OJK Sekar Putri Djarot mengatakan, dalam operasionalnya OJK meminta kepada lembaga jasa keuangan harus bekerja dengan jumlah minimum karyawan serta tetap mengutamakan upaya pencegahan sesuai dengan protokol di tempat kerja.

“Termasuk di antaranya lembaga jasa keuangan wajib mematuhi tata cara PSBB untuk diterapkan, seperti physical distancing, mengurangi layanan tatap muka dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi dan selalu menjaga kesehatan,” katanya di Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Adapun terkait dengan pengaturan bekerja di rumah atau Work from Home diserahkan kepada masing-masing lembaga jasa keuangan, regulator di Pasar Modal dan lembaga penunjang profesi di Industri Jasa Keuangan. OJK juga selalu berkoordinasi dengan Pemerintah DKI Jakarta dan Kapolda Metro Jaya guna memastikan layanan operasional lembaga jasa keuangan serta transaksi investasi di pasar modal berjalan dengan baik.

"Sementara ini untuk teknis pelaksanaan pemberian akses adalah dengan menunjukkan tanda pengenal karyawan bagi yang harus bekerja di kantor," tambahnya.

Sekar menambahkan, bagi masyarakat tetap dapat melakukan transaksi layanan keuangan dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Diantaranya adalah internet banking, mobile banking, contact center resmi bank atau lembaga pembiayaan, menghubungi relationship manager atau marketing officer serta bisa melalui surat elektronik (surel) bank atau lembaga pembiayaan.



Sumber: BeritaSatu.com