Covid-19 Ancam Stok Pangan dan Volatilitas Harga
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Covid-19 Ancam Stok Pangan dan Volatilitas Harga

Rabu, 8 April 2020 | 19:56 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Penyediaan bahan kebutuhan pokok menjadi tantangan yang perlu diperhatikan di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Pengelolaan dan pemetaan stok pangan dipandang menjadi kunci untuk menjaga harga pangan agar tetap stabil. Selain itu, akses pangan di zona merah pun menjadi hal yang tidak bisa dikesampingkan.

Peneliti Center for Food, Energy and Sustainable Development Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Dhenny Yuartha Junifta menyampaikan, saat ini yang tengah dihadapi sektor pertanian atau pangan bukan hanya wabah Covid-19, tetapi juga perubahan iklim. Hal tersebut memberikan ancaman volatilitas harga dan juga stok pangan.

Dari sejumlah riset yang dikutip Dhenny, ada sejumlah risiko kegagalan panen pada tahun ini dan tahun-tahun ke depan. Misalkan saja dari riset McKinsey Global Institute, kemungkinan ada sekitar 19% penurunan hasil panen biji-bijian, termasuk di dalamnya adalah padi, gandum dan kedelai.

Di sisi lain, produksi saat terjadinya pandemi Covid-19 juga memberi tantangan besar. Meskipun pemerintah mengkalim ketersediaan pangan nasional masih cukup dalam beberapa bulan ke depan, namun saat pandemi Covid-19 terjadi, terjadi penurunan produktivitas pertanian. Padahal bulan Maret-April merupakan jadwal panen pertama.

“Ketika terjadi pandemi Covid-19, banyak buruh pertanian yang mengalami hambatan ketika akan memanen hasil pertaniannya akibat adanya pembatasan-pembatasan yang diberlakukan. Dari beberapa riset menyebutkan, penurunan tenaga kerja pertanian semasa pandemi ini bisa sampai 4%,” kata Dhenny di acara diskusi yang digelar Indef, Rabu (8/4/2020).

Selain itu, investasi di sektor pertanian juga menurun. Kemudian kegiatan impor bahan pangan juga akan terganggu lantaran banyak negara yang saat ini tengah fokus untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Melihat tantangan tersebut, Dhenny mengatakan pemerintah harus segera melaksanakan targeting penanganan Covid-19. Sebab hal ini akan berimplikasi pada ketersedian pasokan pangan untuk beberapa bulan ke depan.

“Ketika targetingnya tidak ada, misalnya bulan ini pemerintah melakukan apa, bulan depan melakukan apa, ini akan berimplikasi pada penanganan Covid-19 yang lebih panjang lagi. Pasokan dan kebutuhan pangan bisa menjadi lebih membengkak. Kementan memang memastikan pangan akan aman sampai Agustus. Masalanya ketika penyelesaian Covid-19 lebih dari bulan Agustus, ini akan seperti apa? Sehingga akan berimplikasi pada pasokan dan kebutuhan pangan,” ujar Dhenny.

Kecepatan importasi pangan menurutnya juga menjadi hal yang penting. Sebab disamping hambatan-hambatan yang dilakukan beberapa negara untuk melakukan ekspor ke negara lain, saat ini masih ada beberapa hambatan percepatan impor. Misalnya saja impor daging sapi yang prosesnya membutukan waktu sekitar 30 hari.

“Pemetaan pasokan dan distribusi kebutuhan pangan zona merah juga harus diperhatikan. Karena jumlah-jumlah yang disampaikan adalah jumlah secara agregat. Masalahnya, kita perlu menggunakan perencanan yang jauh lebih matang terkait dengan kantong-kantong produksi dan kantong-kantong zona merah terkait penyebaran Covid-19. Misalkan ketika satu pulau Jawa melakukan PSBB, lantas bagaimana suplai mereka terhadap provinsi lain yang selama ini menyerap produk dari Pulau Jawa,” ungkap Dhenny.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 

BERITA LAINNYA

JALA.ai Bantu Naikkan Penjualan LRT City

JALA Dashboard menampilkan laporan evaluasi KPI penjualan pada setiap proyek yang bisa diakses kapan pun dan di manapun.

EKONOMI | 24 September 2021

Tidak Sesuai Kondisi di Lapangan, Milenial Diminta Kritis terhadap Kampanye Hitam Sawit Indonesia

Generasi milenial diminta kritis terhadap kampanye hitam sawit yang tidak sesuai fakta di lapangan dan bisa merugikan perekonomian nasional.

EKONOMI | 24 September 2021

Kemendag Thailand Gandeng Blibli Buka TopThai Official Store

Pembukaan TopThai Officialstore sebagai upaya mengenalkan beragam produk dari negeri Gajah Putih kepada masyarakat Indonesia.

EKONOMI | 24 September 2021

Dialog dengan UMKM di Solo, Airlangga Diminta Jadi Pembina Komunitas UMKM Usaha

Airlangga yang meninjau langsung kegiatan pelaku UMKM di Solo diminta menjadi pembina Komunitas UMKM Usaha.

EKONOMI | 24 September 2021

IHSG Dibuka Menguat Pagi Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,14% ke 6.151,2 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (24/9/2021).

EKONOMI | 24 September 2021

IHSG Berpeluang Menguat, Cermati Saham-saham Ini

Valbury Sekuritas Indonesia menyarankan para investor untuk cermati saham BBRI, BBTN, PTBA, PGAS, WIKA, ANTM.

EKONOMI | 24 September 2021

Bursa Asia Dibuka Menguat, Investor Terus Pantau Krisis Evergrande

Nikkei 225 Tokyo naik 1,71%, S&P/ASX 200 Australia turun 0,26%, Kospi Korea Selatan naik 0,32%.

EKONOMI | 24 September 2021

Program Padat Karya Tata Guna Irigasi Kementerian PUPR Serap 190.000 Tenaga Kerja

Capaian PKY P3TGAI sudah sebesar 95,68% senilai Rp 2,4 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 190.958 orang di 10.735 lokasi.

EKONOMI | 24 September 2021

Tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo Mulai Konstruksi

Kementerian PUPR dan BUJT telah memulai pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Kulon Progo sepanjang 96,57 km.

EKONOMI | 24 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
HUT ke-53, Kadin Indonesia Fokus Pulihkan Kesehatan dan Ekonomi Bangsa

HUT ke-53, Kadin Indonesia Fokus Pulihkan Kesehatan dan Ekonomi Bangsa

EKONOMI | 18 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings