IHSG Berhasil Naik 0,48 Persen
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

IHSG Berhasil Naik 0,48 Persen

Kamis, 9 April 2020 | 15:33 WIB
Oleh : Lona Olavia, Merdhy Pasaribu / MPA

Jakarta, Beritasatu.com-Jelang libur Jumat Agung, volatilitas pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sangat tinggi, pada Kamis (9/4). Sempat dibuka menguat 0,62 persen setelah sehari sebelumnya ditutup ambles -3.17 persen, IHSG akhirnya berhasil singgah di zona hijau setelah naik 22,38 poin atau 0,48 persen ke level 4.649,07.

Alhasil selama seminggu perdagangan ini, IHSG masih mentorehkan kenaikan 2,59 persen. Namun, secara year to date masih -26,2 persen.

Frekuensi perdagangan saham hari ini tercatat sebanyak 574,61 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 7,62 miliar lembar saham senilai Rp 6,30 triliun. Sebanyak 203 saham naik, 194 saham menurun, dan 137 saham tidak bergerak nilainya.

Di mana, 2 dari 10 sektor menetap di wilayah negatif pada akhir perdagangan, dipimpin aneka industri yang menguat 4,49 persen, disusul sektor konsumer 2,1 persen. Lalu sektor keuangan -0,52 persen dan perdagangan 0,54 persen.

Investor asing membukukan penjualan bersih sebesar Rp 376,71 miliar. Berbeda tipis dari kemarin di mana investor asing membukukan penjualan bersih sebesar Rp 329 miliar.

Hal yang sama juga terjadi di bursa regional yang juga bergerak variatif. Indeks Nikkei 225 Jepang ditutup -0,04 persen, Hang Seng Hongkong naik 1,28 persen, dan Straits Times Singapura naik 1,34 persen.

Head of Investment Avrist Asset Management Farash Farich mengatakan, berdasarkan analisa teknikal, IHSG saat ini memang memiliki peluang bergerak mix dan diperdagangkan pada level 4.467-4.859. Warna-warni sentimen mempengaruhi transaksi hari ini.

“Belum ada banyak pergerakan, namun penguatan rupiah di bawah Rp 16.000 per dolar AS memberikan sentimen yang positif,” ujarnya kepada Beritasatu.com, Kamis (9/4).

Menguti bloomberg, nilai kurs rupiah terhadap dolar AS saat ini menguat 340 poin atau 2,09 persen ke Rp 15.910 per dolar AS.

Sementara itu, Bank Indonesia meyakini bahwa nilai tukar rupiah akan terus membaik menuju 15.000-an. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, nilai rupiah terus menguat disebabkan oleh tingkat confident dunia terhadap kondisi korban covid-19 yang mulai berkurang. “Rupiah saat ini undervalued sementara risiko global menurun,” katanya.

Namun, penguatan IHSG sifatnya terbatas. Menurut catatan bulanan Eastpring Investment, investor masih khawatir akan cepatnya penularan virus corona (Covid-19) di Amerika Serikat dan Eropa mengurangi laju pertumbuhan global dan memicu resesi global.

Selain itu, tekanan geopolitik antara Arab Saudi dan Rusia sedang ditunggu perkembangannya dalam pertemuan hari ini.

Kebijakan Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed) dan bank sentral dunia lainnya dengan pelonggaran moneter melalui pemotongan suku bunga dan memperluas neraca untuk mengatasi masalah likuiditas dan pasar kredit.

"The Fed telah memangkas suku bunga acuan sebanyak dua kali pada bulan Maret yaitu sebesar 50 bps [basis poin] dan kemudian 100 bps. Sementara itu, pemerintah di seluruh dunia turut menerbitkan paket stimulus fiskal untuk membantu konsumen dan bisnis," tulis riset Eastpring Investmen.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BI Perkirakan Inflasi April Rendah dan Terkendali

perkembangan harga-harga di pasar terkendali dan rendah

EKONOMI | 9 April 2020

Global Bond Tingkatkan Cadangan Devisa Jadi US$ 125 Miliar

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2020 tercatat sebesar US$ 121 miliar

EKONOMI | 9 April 2020

Investor Manfaatkan Momentum, Saham LPKR Kembali Diburu

LPKR dinilai lihai dalam membaca arah bisnis sekaligus mendapat dukungan dari berbagai mitra strategis.

EKONOMI | 7 April 2020

MPPA Perluas Jangkauan Chat & Shop Jadi 10 Km

10 kilometer dari rumah tanpa melakukan interaksi fisik dengan toko atau karyawannya.

EKONOMI | 9 April 2020


Waspadai Empat Potensi Risiko Akibat Stimulus Fiskal

Stimulus dibutuhkan dalam rangka mempercepat penanggulangan wabah Covid-19.

EKONOMI | 9 April 2020

Siang Ini, Rupiah Melonjak Signifikan

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 16.060-Rp 16.225 per dolar AS.

EKONOMI | 9 April 2020

Sesi Siang, IHSG Turun Tipis ke 4.624

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 40.541 miliar saham senilai Rp 3,244 triliun.

EKONOMI | 9 April 2020

Siang Ini, Bursa Asia Dilanda Aksi Jual

Shanghai SE composite di Tiongkok naik 7,19 poin (0,28 persen) mencapai 2.823.

EKONOMI | 9 April 2020

Perangkat Desa Jogjogan Bogor Masuk Program BPJamsostek

Selain manfaat tambahan program kecelakan kerja, terdapat beberapa peningkatan manfaat jaminan.

EKONOMI | 9 April 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS