Atasi Oversupply, OPEC+ Setuju Kurangi Produksi 10 Juta BPH

Atasi Oversupply, OPEC+ Setuju Kurangi Produksi 10 Juta BPH
Ilustrasi minyak mentah ( Foto: EPA FOTO )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Jumat, 10 April 2020 | 06:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - OPEC dan negara rekanannya, atau disebut juga OPEC+, pada hari Kamis (9/4/2020) setuju untuk memangkas produksi sebesar 10 juta barel per hari. Dampak Covid-19 telah menghentikan roda perekonomian dan menyebabkan permintaan akan minyak berkurang drastis.

Menurut Reuters, OPEC+ akan mengurangi produksi 10 juta barel per hari pada Mei dan Juni, 8 juta barel per hari mulai Juli hingga akhir tahun, dan 6 juta barel per hari mulai Januari 2021 hingga April 2022.

Meskipun pemangkasan ini terbesar dalam sejarah OPEC, tetapi tidak cukup untuk meyakinkan pasar bahwa hal itu cukup untuk mengatasi oversupply akibat dampak corona. Pasar sebelumnya berharap OPEC memangkas produksi hingga 20 juta barel per hari.

Harga minyak West Texas Intermediate turun 9,29 persen ke US$ 22,76 per barel, setelah di awal sesi sempat naik 12 persen ke U$ 28,36. Sementara Brent turun 4,14 persen ke US$ 31,48.

Menurut detail kesepakatan, Rusia akan mengurangi produksi 2 juta bph dan Arab Saudi memangkas 4 juta bph dari angka produksi 12,3 juta di bulan April. Anggota OPEC yang lain belum membahas angka pengurangan produksi. Negara-negara G20 akan melanjutkan pembahasan produksi hari ini.



Sumber: Oilprice.com, Reuters.com