Dampak Covid-19, Inaca Apresiasi Relaksasi untuk Industri Penerbangan

Dampak Covid-19, Inaca Apresiasi Relaksasi untuk Industri Penerbangan
Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja (Foto: Istimewa)
Thresa Sandra Desfika / FER Jumat, 10 April 2020 | 17:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia National Air Carriers Association (Inaca) mengapresiasi langkah cepat Kementerian Perhubungan (Kemhub), PT Angkasa Pura (AP) I, PT Angkasa Pura (AP) II, dan Airnav Indonesia dalam merespon permohonan Inaca terkait relaksasi bagi maskapai penerbangan.

Baca: Tanpa Insentif, Maskapai Terancam Bangkrut

Ketua Umum Inaca, Denon Prawiraatmadja mengungkapkan, AP I, AP II, dan Airnav Indonesia sudah memberikan kelonggaran tunda pembayaran biaya jasa bagi para maskapai penerbangan.

"Inaca mengapresiasi Kemhub, AP I, AP II, dan Airnav untuk respon cepat dalam memberikan relaksasi tersebut," kata Denon saat dihubungi Beritasatu.com, di Jakarta, Jumat (10/4).

Baca: Kemhub Imbau Maskapai Optimalkan Rute Domestik

Sebelumnya, Inaca mengajukan permohonan relaksasi kepada stakeholders penerbangan dalam menghadapi tantangan imbas pandemi virus corona (Covid-19).

Beberapa relaksasi yang diajukan Inaca antara lain, penangguhan biaya bandara dan navigasi yang dikelola BUMN, pemberlakuan diskon biaya bandara yang dikelola Kemhub, dan perpanjangan jangka waktu berlakunya pelatihan simulator maupun pemeriksaan kesehatan bagi awak pesawat.

Baca: Inaca Minta Tunda Pembayaran Biaya dan Pajak

Selain itu, Inaca mengharapkan penundaan pembayaran PPh serta penangguhan bea masuk impor suku cadang pesawat. Terkait, hal itu pemerintah juga sudah menanggapi dan sedang mengkajinya lebih lanjut.

"Sudah direspon oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi juga oleh Kementerian Koordinator Perekonomian. Saat ini sedang dipelajari," tandas Denon.



Sumber: BeritaSatu.com