Dampak Covid-19, Inaca Apresiasi Relaksasi untuk Industri Penerbangan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dampak Covid-19, Inaca Apresiasi Relaksasi untuk Industri Penerbangan

Jumat, 10 April 2020 | 17:20 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia National Air Carriers Association (Inaca) mengapresiasi langkah cepat Kementerian Perhubungan (Kemhub), PT Angkasa Pura (AP) I, PT Angkasa Pura (AP) II, dan Airnav Indonesia dalam merespon permohonan Inaca terkait relaksasi bagi maskapai penerbangan.

Baca: Tanpa Insentif, Maskapai Terancam Bangkrut

Ketua Umum Inaca, Denon Prawiraatmadja mengungkapkan, AP I, AP II, dan Airnav Indonesia sudah memberikan kelonggaran tunda pembayaran biaya jasa bagi para maskapai penerbangan.

"Inaca mengapresiasi Kemhub, AP I, AP II, dan Airnav untuk respon cepat dalam memberikan relaksasi tersebut," kata Denon saat dihubungi Beritasatu.com, di Jakarta, Jumat (10/4).

Baca: Kemhub Imbau Maskapai Optimalkan Rute Domestik

Sebelumnya, Inaca mengajukan permohonan relaksasi kepada stakeholders penerbangan dalam menghadapi tantangan imbas pandemi virus corona (Covid-19).

Beberapa relaksasi yang diajukan Inaca antara lain, penangguhan biaya bandara dan navigasi yang dikelola BUMN, pemberlakuan diskon biaya bandara yang dikelola Kemhub, dan perpanjangan jangka waktu berlakunya pelatihan simulator maupun pemeriksaan kesehatan bagi awak pesawat.

Baca: Inaca Minta Tunda Pembayaran Biaya dan Pajak

Selain itu, Inaca mengharapkan penundaan pembayaran PPh serta penangguhan bea masuk impor suku cadang pesawat. Terkait, hal itu pemerintah juga sudah menanggapi dan sedang mengkajinya lebih lanjut.

"Sudah direspon oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi juga oleh Kementerian Koordinator Perekonomian. Saat ini sedang dipelajari," tandas Denon.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PSBB, Bandara Soetta dan Halim Tetap Beroperasi

AP II juga memastikan ketersediaan transportasi publik khususnya angkutan darat bagi pekerja maupun penumpang pesawat.

EKONOMI | 10 April 2020

Dampak Covid-19, Kadin Minta Pemerintah Beri Stimulus hingga Rp 1.600 T

Dari stimulus Rp 1.600 triliun, sebanyak Rp 600 triliun untuk jaring pengaman sosial, Rp 400 triliun untuk dana kesehatan, dan Rp 600 triliun untuk perbankan.

EKONOMI | 10 April 2020

Sebagian Besar Pasar Modal Libur, Bursa Asia Mixed

Bursa Asia dibuka mixed pada perdagangan hari ini. Mayoritas pasar modal ditutup karena libur Paskah.

EKONOMI | 10 April 2020

Hadapi Covid-19: The Fed Siapkan US$ 2,3 T, UE Rogoh Kocek 500 M Euro

The Fed mengumumkan kebijakan senilai US$ 2,3 triliun untuk UKM dan pemerintahan lokal

EKONOMI | 10 April 2020

IMF: Pandemik Corona Bisa Picu Resesi Terburuk sejak Depresi Besar

Resesi akibat wabah virus corona bisa menjadi yang terburuk sejak Depresi Besar pada 1929-1930.

EKONOMI | 10 April 2020

Atasi Oversupply, OPEC+ Setuju Kurangi Produksi 10 Juta BPH

OPEC setuju untuk memangkas produksi sebesar 10 juta barel per hari. Harga minyak tetap turun karena deal OPEC di bawah ekspektasi.

EKONOMI | 10 April 2020

Wall Street Menguat, S&P 500 Naik 14% dalam Sepekan

Bursa Amerika Serikat atau Wall Street menguat signifikan setelah the Federal Reserve mengumumkan detail kebijakan untuk menghadapi dampak Covid-19.

EKONOMI | 10 April 2020

Pertamina EP Asset 4 Berhasil Stabilisasi CPP Gas Gundih

Saat ini, operasi di CPP Gundih dan sumur gas sudah dilakukan shutdown untuk proses stabilisasi.

EKONOMI | 9 April 2020

Usaha Jasa Pengendalian Hama Ikut Terdampak Covid-19

Covid-19 mengurangi produk pemberantasan hama.

EKONOMI | 9 April 2020

Pandemi Covid-19, UMKM Kuliner Andalkan Layanan Pesan Antar

Ketika virus corona melanda, para pelaku UMKM kuliner kini mengandalkan teknologi layanan pesan antar seperti GrabFood.

EKONOMI | 9 April 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS