SIG Dirikan Perusahaan Patungan dengan 6 Bumdes di Rembang

SIG Dirikan Perusahaan Patungan dengan 6 Bumdes di Rembang
Menteri BUMN, Erick Thohir melalui video call memberikan sambutan pada acara Penandatangan Perjanjian Kerjasama Pendirian Perusahaan Patungan antara PT Semen Gresik dengan 6 PT BUMDes di sekitar Pabrik Rembang, Kamis (9/4/2020). Pendirian perusahaan patungan bertujuan untuk mengoptimalkan upaya peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat yang mencakup pembangunan ekonomi desa, peningkatan pendidikan dan pengembangan infrastruktur. ( Foto: BeritaSatu Photo / sig )
Amrozi Amenan / Lona Olavia / FER Jumat, 10 April 2020 | 19:41 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memprakarsai pendirian perusahaan patungan antara Semen Gresik (SG) dan enam PT Bumdes (badan usaha milik desa) di Rembang, Jawa Tengah.

Baca: SIG Catat Volume Penjualan 42,6 Juta Ton

Pendirian perusahaan patungan bertujuan untuk mengoptimalkan upaya peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di sekitar Pabrik Rembang, yang mencakup pembangunan ekonomi desa, peningkatan pendidikan dan pengembangan infrastruktur.

Perjanjian kerjasama pendirian perusahaan patungan ditandatangani oleh Direktur Utama Semen Gresik Mukhamad Saifudin dengan masing-masing Direktur Utama PT BUMDes di Rembang pada Kamis (9/4/2020).

Penandatanganan dihadiri oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz dan disaksikan melalui video conference oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso.

Adapun komposisi kepemilikan saham dalam perusahaan patungan ini adalah 52 persen saham dimiliki oleh Semen Gresik dan 48 persen saham dimiliki oleh PT Bumdes secara bersama-sama, sehingga diharapkan akan meningkatkan rasa memiliki (ownership) masyarakat terhadap Pabrik Rembang. Skema perusahaan patungan ini juga diharapkan mampu meningkatkan percepatan kemampuan wirausaha bumdes.

Baca: SIG Gelar Sosialisasi Pencegahan Virus Corona

Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, model kolaborasi yang baik antara BUMN dengan masyarakat sekitar merupakan win-win solution dan menciptakan ekosistem bisnis yang sehat. Sehingga BUMN dapat beroperasi dengan dukungan potensi masyarakat.

"Sebaliknya, masyarakat juga mendapat manfaat dari kehadiran BUMN untuk peningkatan kesejahteraan dan kemandirian mereka. Community Development dengan model baru ini lebih sustainable dan dapat menjadi percontohan bagi BUMN lain,” kata Erick Thohir dalam keterangan persnya, Jumat (10/4/2020).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan, pendirian perusahaan patungan ini adalah bagian dari rencana pemberdayaan masyarakat di sekitar pabrik Rembang.

"Hal ini sejalan dengan program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat perdesaan,” tutur Ganjar.

Baca: Desa Wisata Dapat Dongkrak Pendapatan Bumdes

Sementara itu, Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso menjelaskan, bahwa pengembangan bumdes di sekitar pabrik Rembang merupakan wujud komitmen perusahaan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan potensi desa.

"Berkat dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Rembang, Pemerintah Desa, serta masyarakat sekitar, kegiatan operasional pabrik Rembang dapat berjalan dengan baik sehingga volume produksi terus meningkat," ungkap Hendi Prio Santoso.

Pendirian bumdes berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) ini dilakukan sebagai bentuk nyata pemberdayaan masyarakat desa di sekitar Pabrik Rembang, meliputi PT Mitra Tegaldowo Sejahtera berlokasi di Desa Tegaldowo, PT Indo Kadiwono Sukses (Desa Kadiwono), PT Pasucen Berkah Mandiri (Desa Pasucen), PT Kajar Ngudi Mulyo (Desa Kajar), PT Ngampel Gading Perkasa (Desa Ngampel), dan PT Karya Berkah Berdikari (Desa Timbrangan).

"SIG memfasilitasi pelatihan serta pendampingan dalam meningkatkan kesiapan dan kompetensi setiap BUMDes ini sebagai upaya dalam mendukung masyarakat mengelola kegiatan ekonomi secara modern dan profesional," pungkas HendiPrio Santoso.

 



Sumber: BeritaSatu.com