Logo BeritaSatu

Disorot, Pimpinan BUMN Tak Paham Laporan Keuangan

Selasa, 14 April 2020 | 07:36 WIB
Oleh : Hotman Siregar / HS

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto menyesalkan adanya salah satu petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak memahami laporan keuangan. Hal itu pernah diungkapkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Darmadi menilai, kondisi itu terjadi lantaran tidak adanya keinginan dari jajaran direksi untuk membangun dan membawa BUMN menjadi perusahaan yang kompetitif. Adapun orientasi dari pimpinan BUMN seperti itu hanyalah mendapatkan gaji tinggi dan sejumlah fasilitas lainnya.

"Orientasinya yang penting gajian, dapat fasilitas dari negara, dapat bonus, dan kumpul-kumpul akibatnya kerja mereka asal-asalan dan hanya kerja berdasarkan kaca mata kuda," ujar Darmadi yang juga Bendahara Megawati Institute di Jakarta, Senin (13/04/2020).

Tak hanya itu, Darmadi juga menilai, pola kerja dan manajemen yang dibangun masih sangat konvensional dan hanya berdasarkan kebiasaan lama. Kondisi seperti itu lebih karena persoalan cara berpikir (mindset) juga.

"Mereka bekerja berdasarkan apa yang sudah menjadi kebiasaan lama. Ini jadi problem dan imbasnya ya itu tadi enggak bisa bikin laporan keuangan. Saya yakin kalau dites satu-satu para petinggi BUMN pasti banyak yang tidak paham soal itu. Ibarat puncak gunung es ini," ungkap anggota DPR dari dapil DKI Jakarta itu.

Lebih lanjut Darmadi mendesak agar Menteri BUMN melakukan langkah tegas menyikapi keadaan seperti itu agar BUMN tidak gulung tikar atau amburadul karena diisi orang-orang tak berkompeten.
"Evaluasi ketat harus dilakukan secepatnya oleh Menteri BUMN agar segera memperbaiki kinerja BUMN," tegasnya.

Terakhir, kata dia, evaluasi tak cukup hanya menyasar pucuk pimpinanannya saja tapi harus menyeluruh.
"Bukan hanya direksi tetapi juga semua staf atau penasihat menteri harus dievaluasi," katanya.

Seperti diketahui, Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Erick Thohir mengaku mendapat laporan terkait adanya petinggi perusahaan BUMN yang tak paham laporan keuangan. Hal tersebut diungkapkan Erick saat memberi sambutan dalam perayaan ulang tahun Kementerian BUMN ke-22, Senin (13/4).

“Kalau kita enggak kompeten bagaimana? Apalagi kalau mengangkat direksi BUMN tidak kompeten, saat ini ada banyak laporan bahwa direksi BUMN tak mengerti laporan keuangan,” ungkapnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

BPS menyebutkan bahwa beras merupakan salah satu komoditas pangan yang berkontribusi besar terhadap inflasi pangan.

EKONOMI | 28 November 2022

IHSG Terpangkas di Sesi I Terseret Saham Teknologi

Dibuka turun 0,78 poin (0,01%) di posisi 7.052, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) tenggelam di zona merah pada perdagangan sesi I, Senin (28/11/2022).

EKONOMI | 28 November 2022

Usai Grup Salim Masuk, BUMI Private Placement Lagi Rp 2,1 T

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali akan melaksanakan private placement setelah private placement Rp 24 triliun saat Grup Salim ikut masuk.

EKONOMI | 28 November 2022

Gubernur Sulut Tetapkan UMP Naik 5,4% Jadi Rp 3.485.000

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menetapkan besaran UMP Sulawesi Utara sebesar Rp 3.485.000 atau naik sebesar 5,24%

EKONOMI | 28 November 2022

Searah Mata Uang Asia, Rupiah Terpangkas di Awal Perdagangan

Pergerakan mata uang Garuda ata rupiah di tengah mata uang Benua Kuning yang berada di zona merah.

EKONOMI | 28 November 2022

Awal Pekan Investor Bersemangat, IHSG Masih di Zona Hijau

Di menit-menit awal, nilai perdagangan IHSG sebesar Rp 210,02 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 25.442 kali transaksi.

EKONOMI | 28 November 2022

Global Resesi, OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024

OJK memutuskan memperpanjang kebijakan restrukturisasi kredit maupun pembiayaan khusus hingga 2024.

EKONOMI | 28 November 2022

Inflasi dan Fed Mulai Dovish Katalis Positif IHSG Pekan Ini

the Fed yang diperkirakan mulai dovish ke depannya, diyakini menjadi katalis positif bagi IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI).

EKONOMI | 28 November 2022

Harga SUN Menguat Terbatas karena Fed Rate Melandai

Harga SUN akan menguat karena melemahnya sentimen Fed rate hike dan sentimen positif net buy asing pada pekan lalu yang mencapai Rp 11 triliun.

EKONOMI | 28 November 2022

Hingga Oktober, Penerbitan Obligasi Naik 28% Jadi Rp 144,9 T

Meningkatnya penerbitan obligasi korporasi sejalan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan impresif.

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

EKONOMI | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE