Ikut Bursa Regional, IHSG Turun 1,71 Persen
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ikut Bursa Regional, IHSG Turun 1,71 Persen

Rabu, 15 April 2020 | 15:16 WIB
Oleh : Lona Olavia, Merdhy Pasaribu / MPA


Jakarta, Beritasatu.com- Kompak dengan bursa regional, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (15/4) ditutup turun 80,58 poin atau 1,71 persen ke posisi 4.625,90.

Padahal di awal perdagangan IHSG masih mampu dibuka menguat 0,88% ke 4.747,72 yang menjadi level tertinggi intraday di sesi I. Banyak sentimen yang mempengaruhi pergerakan pasar hari ini, tetapi yang negatif sepertinya lebih mendominasi. Alhasil, setelah dibuka tak lama langsung beralih ke zona merah. Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp 500,2 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 582,8 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,75 miliar lembar saham senilai Rp 6,65 triliun. Sebanyak 131 saham naik 277 saham menurun, dan 129 saham tidak bergerak nilainya. Di mana, semua sektor saham mengalami penurunan, hanya agribisnis saja yang berhasil lolos dari zona merah setelah naik 1,59 persen. Sedangkan, sektor properti turun paling dalam hingga 2,58 persen.

Senada Indeks Nikkei sore ini juga ditutup melemah 0,45 persen ke 19.550,1, indeks Hang Seng turun 1,38 persen ke 24.098,9 dan indeks Straits Times melemah 1,57 persen ke 2.593,1.

Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas Wiliam Surya Wijaya mengatakan, pola kenaikan IHSG yang telah terjadi kemarin masih bersifat teknikal rebound sedangkan potensi tekanan masih besar terjadi pada hari ini. Pergerakan nilai tukar rupiah serta fluktuasi harga komoditas akan turut memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG.

“Memang fasenya masih bearish, belum terlihat berbalik. Ditambah data perekonomian yang belum dapat memberikan dorongan, serta perlambatan perekonomian yang terus terjadi juga akan menjadi tantangan bagi pasar modal, demikian juga capital outflow yang tercatat year to date juga merupakan tantangan,” katanya kepada beritasatu.com, Rabu (15/4).

Namun, investor imbaunya masih dapat memanfaatkan momentum koreksi wajar untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka pendek dengan kategori trading harian.

Sentimen saham hari ini berasal dari kabar penyebaran pandemi virus corona (Covid-19) yang mulai melambat yang lantas sempat memberikan sentimen positif sejenak ke pasar saham. Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) penambahan jumlah kasus secara penambahan jumlah kasus Covid-19 sudah satu digit persentase sejak 30 Maret lalu. Bahkan, Eropa yang menjadi episentrum penyebaran sebelum AS bahkan sudah mulai melonggarkan kebijakan lockdown-nya setelah penyebaran Covid-19 terus melambat.

Sedangkan, dari internal, dipertahankannya BI 7 Day Reverse Repo rate sebesar 4,5 persen, lending facility menjadi 5,25 persen dan deposit facility 3,75 persen, serta penurunan GWM rupiah sebesar 200 bps (2 persen) untuk bank umum konvensional dan 50 bps (0,5%) untuk bank umum syariah mulai 1 Mei 2020 disambut positif,.

Namun, sentimen negatif berhembus dari Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan ekonomi global akan mengalami kontraksi atau pertumbuhan negatif -3 persen pada tahun ini atau anjlok 6,3 poin persentase dibandingkan proyeksi yang dibikin pada Januari.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Ini Empat Tips Jitu Buat Menabung Jadi Mudah

Dengan menabung, masyarakat memiliki dana darurat yang bisa dipakai saat sedang dibutuhkan.

EKONOMI | 16 September 2021

Start-Up Jangan Tunggu Besar untuk Go Public

Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menggodok revisi Peraturan BEI Nomor 1-A sebagai upaya mendorong startup untuk IPO.

EKONOMI | 16 September 2021

BRI Paling Aktif Saat IHSG Menguat 0,67%

BBRI turun 0,55%, ANTM melemah 3,21%, BBCA terangkat 0,08%, AGRO menguat 6,96%, dan ARTO naik 0,68%.

EKONOMI | 16 September 2021

BCA Diburu Asing Saat IHSG Melemah Ke Level 6,109,94

Harga BBCA naik 0,08%, BBRI melemah 0,55%, BUKA turun 1,72%, ASSA terangkat 7,19%, dan BMRI meningkat 0,41%.

EKONOMI | 16 September 2021

IHSG Melemah ke Level 6,109,94, Saham Dharma Samudera Untung 34,21%

Harga DSFI menguat 34,21%, TRUE naik 24,81%, KOTA meningkat 14,29%, ARKA melonjak 10,45%, dan MINA terangkat 10%.

EKONOMI | 16 September 2021

Salurkan KUR Rp 2,42 Miliar, OJK-LJK Jatim Dukung UMKM Bangkit dari Pandemi

OJK Regional 4 Jawa Timur bersama industri jasa keuangan berkomiten mendukung pemulihan ekonomi Jatim lewat penyaluran Kredit Usaha Rakayat (KUR).

EKONOMI | 16 September 2021

Kempupera Optimistis Bendungan Margatiga Selesai Akhir 2021

Bendungan Margatiga merupakan salah satu dari 13 bendungan yang akan diselesaikan 2021.

EKONOMI | 16 September 2021

AAEI: Investor Lokal Overestimate, IHSG Sulit Capai Level Tertinggi

Penasihat AAEI Edwin Sebayang memproyeksikan pada akhir 2021 tidak akan bisa mencapai level tertinggi yang pernah dicapai di level 6.600 poin.

EKONOMI | 16 September 2021

AAEI: Peningkatan Aksi Rights Issue Didorong Emiten Bank

Dari data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga September 2021, tercatat ada 22 perusahaan yang melakukan rights issue dengan total nilai Rp 109,73 triliun.

EKONOMI | 16 September 2021



TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Cristiano Ronaldo


# Kebakaran Lapas Tangerang


# Anies Baswedan


# Rimbun Air



TERKINI
Ricky Vinando Ungkap Petunjuk Penting Pelaku Pembunuhan Ibu-Anak di Subang

Ricky Vinando Ungkap Petunjuk Penting Pelaku Pembunuhan Ibu-Anak di Subang

NASIONAL | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings