Ada Hikmah di Balik Covid-19 bagi Petani Milenial
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ada Hikmah di Balik Covid-19 bagi Petani Milenial

Minggu, 3 Mei 2020 | 11:32 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka / BW

Bogor, Beritasatu.com - Di balik masa pandemi Covid-19, ternyata membawa berkah tersendiri bagi para petani milenial yang bergerak di komoditas sayuran.

Andriano dan Andriano Azis Abdul Rahman Gunawan dan rekan-rekannya, yang merupakan alumni lulusan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor merasakan hikmah dari adanya Covid-19.

Pria yang biasa disapa Azis ini menceritakan, dalam masa pandemi ini, dirinya justru menjadi tertantang untuk melakukan upaya lebih dari hanya sekadar bertani memproduksi sayuran.

Awalnya Azis dan Andriano serta dua rekan lainnya mendapat program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP) setelah lulus dari Polbangtan Bogor pada 2019 lalu.

PWMP merupakan program Kementerian Pertanian kepada mahasiswa pertanian maupun lulusan perguruan tinggi jurusan pertanian untuk menjadi job creator dan mengembangkan peluang bisnis sektor pertanian.

“Berawal kami berempat, dapat program PWMP setelah lulus, dan sebelumnya kami magang di P4S Griya Seruni milik Pak Teddy Rachmat Muliady yang bergerak di komoditas hortikultura. Setelah magang, Pak Teddy melihat keseriusan dari kami berempat untuk bertekad menjadi entrepreneur. Kami merasa tertantang dengan ilmu yang sudah didapatkan dari SMK sampai lulus dari Polbangtan Bogor. Apalagi jumlah petani makin berkurang di sini saatnya kami memulai niat kami ingin memperluas lapangan pekerjaan di sektor pertanian,” ungkap Azis dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/5/2020).

Dengan tekad dan niat yang bulat, akhirnya Azis, Andriano, dan dua rekannya berhasil membangun kelompok Saung Sayur Sehat (S3) Farm dengan menunjuk Andriano sebagai ketua dan Azis menjadi wakil ketuanya.

S3 Farm merupakan usaha pertanian yang bergerak dalam bidang hidroponik. Sampai saat ini, ada lima jenis sayuran yang diproduksi, yaitu kangkung, selada, pokcoy, bayam, caisim, dan akan merambah ke seledri. Tidak hanya produksi sayuran, S3 Farm yang berlokasi di Kabupaten Bogor ini juga menjual bibit sayuran hidroponik, staterkit hidroponik bahkan instalasi hidroponik dan bimbingan pemasangannya.

S3 Farm dengan slogan Berkarya dan Bermanfaat ini dibangun untuk menyediakan produk pertanian yang sehat, unggul, dan berkualitas.

“Kami juga menerapkan inovasi dan teknologi untuk produk yang dihasilkan. Kami tidak menyangka ternyata usaha yang baru dirintis empat bulan ini disambut baik. Produksi yang dihasilkan mencapai 250 kg dan sampai saat ini sudah dipasarkan ke wilayah sekitar kabupaten Bogor hingga Depok,” ujar Azis.

Lebih lanjut diutarakan Azis, S3 Farm tidak hanya melayani pesanan sayuran melalui media sosial yang kebanyakan konsumennya komunitas ibu-ibu, tetapi juga melayani permintaan pemasangan hidroponik baik ke sekolah-sekolah, kantor ataupun pekarangan rumah warga.

“Distribusi sayuran kami lakukan melalui open PO (pre order) di media sosial dan H+1 barang dikirimkan langsung ke rumah pemesan.Begitu juga dengan pemasangan instalasi hidroponik, apalagi saat ini di masa pandemi Covid 19 permintaan makin meningkat, banyak masyarakat yang ingin menanam sayuran di pekarangan rumahnya agar bisa mudah mengkonsumsi sayuran,” tuturnya.

Karena tingginya permintaan terutama untuk sayuran hidroponik yang masih terbatas diproduksi oleh S3 Farm, tak jarang dia juga mengambil hasil produksi dari petani di wilayah Bogor dan sekitarnya untuk dipasarkan. Harapannya apa yang dilakukannya ini juga bisa membantu meningkatkan kesejahteraan petani lain.

“Kita tidak ingin hanya kita saja yang maju apalagi dalam kondisi seperti sekarang ini, banyak petani sayuran organik yang mengalami keterbatasan untuk memasarkan hasil pertaniannya, maka kami pun bermitra dan memberdayakan petani-petani di wilayah Kabupaten Bogor sampai Cianjur untuk disatukan dengan penjualan dan distribusi kami,” ujar Azis.

Besar harapan Azis, Andriano serta pengurus S3 Farm yang lain untuk bisa mengembangkan usaha hidroponik ini ke beberapa wilayah di Indonesia.

“Cita-cita kami ingin usaha ini berkembang sampai ke daerah asal kami bahkan ke seluruh wilayah Indonesia. Dengan begitu pertanian membuktikan mampu memperluas lapangan pekerjaan. Dan satu lagi di balik nama S3 Farm ada cita-cita kami kelak akan membawa kami sebagai petani yang mempunyai gelar doktor,” ucap Azis.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi menyampaikan betapa pentingnya kehadiran petani milenial yang akan lahir sebagai entrepreneur.

“Saat ini Kementan melakukan percepatan regenerasi petani melalui program-program Kementerian Pertanian yang bertujuan untuk menumbuhkan petani pengusaha milenial dan melahirkan start up pertanian, salah satunya melalui pendidikan vokasi. Diharapkan nantinya petani milenial ini tidak hanya menjadi pengusaha tetapi juga mampu menjadi job creator,” tutur Dedi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

SiCepat Ekspres Sabet 2 Penghargaan di OMNI Brands Award 2021

SiCepat Ekspres berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang OMNI Brands Award 2021 yang diselenggarakan oleh Marketeers.

EKONOMI | 17 September 2021

Gandeng UMKM, Utomo SolaRUV Ajak Konsumen Gunakan PLTS Ber-SNI

Utomo SolaRUV mengajak UMKM memperluas edukasi kepada masyarakat terhadap penggunaan energi bersih dengan PLTS atap atau solar panel (solaruv).

EKONOMI | 17 September 2021

Itama Ranoraya Jual 100 Juta Saham Treasury untuk Akuisisi

PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) emiten alat laboratorium, farmasi dan kedokteran, berencana menjual kembali sebanyak 100 juta lembar saham treasury hasil buy back.

EKONOMI | 17 September 2021

Bina Buana Jual Saham Treasury Hasil Buyback ke Puribuana

Saham treasury BBRM hasil buyback yang akan dialihkan sebanyak 31,76 juta saham atau setara 0,60%.

EKONOMI | 17 September 2021

Peresmian Pabrik Baterai Kendaraan Picu Penguatan Saham Berbasis Nikel

Peresmian pabrik baterai kendaraan listrik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong kenaikan pergerakan saham emiten berbasis nikel.

EKONOMI | 17 September 2021

Rupiah dan Mata Uang Asia Sama-sama Tertekan di Awal Sesi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.265-Rp 14.270 per dolar AS.

EKONOMI | 17 September 2021

IHSG Diprediksi Melemah, Investor Perlu Cermati Saham Ini

Level support IHSG berada di 5.982, 5.938, sedangkan level resisten berada di 6.150, 6.263.

EKONOMI | 17 September 2021

Awali Perdagangan, IHSG Langsung Dilanda Aksi Jual

Pukul 09.10 WIB, IHSG turun 16,0 poin (0,26%) menjadi 6.095.

EKONOMI | 17 September 2021

Bursa Asia Pasifik Bervariasi Respons Data Ekonomi AS

Nikkei 225 di Jepang naik 0,38%, sementara indeks Topix menguat tipis.

EKONOMI | 17 September 2021

IHSG Masih Konsolidasi, Pantau BRIS, ASSA, MLPL, dan ICBP

Menjelang akhir pekan, rentang pergerakan IHSG diperkirakan masih berkisar di area 6.050 - 6.150.

EKONOMI | 17 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Menpora Sebut Perpres 86/2021 Tingkatkan Rasa Percaya Diri Atlet Difabel

Menpora Sebut Perpres 86/2021 Tingkatkan Rasa Percaya Diri Atlet Difabel

OLAHRAGA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings