3.408 Wisatawan Mancanegara Tinggalkan Bali

3.408 Wisatawan Mancanegara Tinggalkan Bali
Wisatawan menikmati keindahan Pantai Kuta, Badung, Bali. ( Foto: Antara / Nyoman Hendra Wibowo )
Lona Olavia / RSAT Rabu, 6 Mei 2020 | 10:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan mengatakan selain pemulangan WNI dari luar negeri, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali juga melayani penerbangan pemulangan atau repatriasi wisatawan berkewarganegaraan asing di Bali menuju negara asal. Terhitung dari tanggal 8 Februari hingga 27 April, sebanyak 22 penerbangan repatriasi yang mengangkut sedikitnya 3.408 WNA dari berbagai negara telah terlayani.

“Penerbangan repatriasi yang pertama adalah dari Pemerintah Tiongkok yang memulangkan 61 warga negara Tiongkok untuk kembali ke kota Wuhan melalui penerbangan China Eastern MU799 pada 8 Februari 2020. Terakhir, kami melayani penerbangan pemulangan 242 WNA menuju kota Samara di Rusia melalui penerbangan Rossiya Airlines FV6296 pada 27 April lalu,” ujar Handy dalam keterangan, Rabu (6/5/2020).

Tercatat, sebanyak 14 maskapai penerbangan internasional telah melayani penerbangan repatriasi tersebut, yaitu China Eastern, LOT Polish Airlines, Avion Express, Condor Airlines, Qatar Airways, Air Europa, NEOS Airlines, Smartwings, Rossiya Airlines, Sunday Airlines, Air Yakutia, UTAir, Garuda Indonesia, dan Air Cairo.

Melalui aturan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020 di pasal 20 ayat 1, pengecualian larangan operasional penerbangan diberikan terhadap operasional penerbangan repatriasi yang melakukan pemulangan warga negara Indonesia maupun warga negara asing.

"Hal inilah yang menjadi salah satu alasan bandar udara tetap beroperasi di situasi pandemi ini. Tentunya, kami secara terus menerus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait penanganan penumpang, baik WNI yang kembali dari luar negeri, ataupun wisatawan mancanegara yang pulang kembali ke negaranya. Prosedur penanganan tentunya telah disesuaikan dengan SOP yang berlaku,” jelasnya.



Sumber: BeritaSatu.com