Laba Komprehensif Pakuwon Jati Tumbuh 13,3%

Laba Komprehensif Pakuwon Jati Tumbuh 13,3%
Superblok Kota Kasablanka yang dikembangkan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON). (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Amrozi Amenan / FER Minggu, 10 Mei 2020 | 22:48 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) selama 2019 membukukan laba komprehensif sebesar Rp 3,231 miliar, atau naik 13,3 persen dari tahun 2018 sebesar Rp 2,851 miliar.

Baca: Geliat Industri Properti Tertahan Covid-19

Sedangkan pendapatan bersih perseroan, tercatat sebesar Rp 7,202 miliar, atau naik 1,7 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp 7,081 miliar.

"Komposisi pendapatan tahun 2019 itu terdiri atas 51 persen recurring revenue dan 49 persen development revenue, konsisten dengan strategi perseroan untuk tumbuh dengan komposisi pendapatan yang berimbang antara recurring dan development revenue," kata Director dan Corporate Secretary PT Pakuwon Jati Tbk, Minarto Basuki, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/5/2020) malam.

Minarto menjelaskan, recurring revenue perseroan pada tahun 2019 mencapai Rp 3,693 miliar atau naik 6,5 persen dibandingkan tahun 2018 yang sebesar Rp 3,468 miliar.

Baca: Pakuwon Group Genjot Penjualan Hunian Tapak

Kenaikan tersebut, ditunjang antara lain oleh kenaikan pendapatan organik dari pusat-pusat perbelanjaan ritel dan hotel-hotel existing perseroan.

Sedangkan development revenue perseroan pada tahun 2019 mencapai Rp 3,509 miliar, dimana apartemen Benson dan La Viz yang berada di kawasan Pakuwon Mall dan apartemen Amor di East Coast Mansion sudah mulai ada pengakuan penjualan, sedangkan tahun lalu sebesar Rp 3,613 miliar.

"Berdasarkan revenue per segmen, kontribusi terbesar didapatkan dari condo sales dan retail leasing, masing-masing 40 persen dan 39 persen, hotel dan serviced apartments 8 persen, landed houses 7 persen, office leasing 4 persen dan office sales 2 persen," jelas Minarto.

Baca: Harga Properti Sekunder di Jatim Turun 20%

Adapun pengeluaran belanja tahun 2019 yang telah dikucurkan oleh perseroan mencapai sebesar Rp 1,822 miliar. "Dana tersebut diantaranya digunakan untuk membiayai proyek-proyek konstruksi Kota Kasablanka phase 2, Tunjungan Plaza 6, Pakuwon Mall phase 3,4 dan 5, East Coast Mansion serta pembelian tanah,” pungkas Minarto.

 



Sumber: BeritaSatu.com