Volatilitas Sektor Keuangan Mulai Reda, tetapi Ketidakpastian Masih Tinggi
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Volatilitas Sektor Keuangan Mulai Reda, tetapi Ketidakpastian Masih Tinggi

Senin, 11 Mei 2020 | 13:06 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan yang juga Ketua Komite Stabilisasi Sistem Keuangan (KSSK), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, volatilitas global pada April 2020 sudah mulai mereda. Tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar rupiah, serta yield obligasi selama bulan Maret 2020 juga mulai mereda di bulan April 2020. Per 30 April 2020, rupiah menguat sebesar 10,21 persen dibandingkan 23 Maret 2020.

Tetapi meskipun volatilitas sektor keuangan mulai mereda, menurut Sri Mulyani ketidakpastian masih cukup tinggi, mengingat hingga saat ini penyelesaian Covid-19 masih belum dapat dipastikan. Harga komoditas terutama minyak mentah masih bergejolak, bahkan diproyeksikan masih terjadi pemburukan aktivitas ekonomi.

Berbagai lembaga memprakirakan pertumbuhan ekonomi global terkoreksi tajam masuk zona resesi. Economist Intelligence Unit (EIU) memperkirakan perekonomian global terkontraksi hingga -2,2 persen. Sementara IMF memprakirakan ekonomi global -3,0 persen. Lembaga rating memangkas sovereign rating sejumlah negara, antara lain Meksiko (dari BBB+ outlook negatif menjadi BBB outlook negatif), Malaysia (dari A- outlook stable menjadi outlook negatif), dan Inggris (dari AA outlook negatif menjadi AA- outlook negatif).

“Sejumlah indikator ekonomi masih relatif baik, meskipun risiko dampak Covid-19 terhadap perekonomian tetap perlu diwaspadai,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers KSSK, Senin (11/5/2020).

Menkue menjabarkan, perkembangan data makroekonomi dan moneter Indonesia menunjukkan tingkat inflasi April 2020 tercatat di level 2,67 persen (yoy). Sementara, neraca perdagangan triwulan I – 2020 masih mencatatkan surplus sebesar USD 2,62 miliar.

Cadangan devisa per April 2020 tercatat di level USD 127,9 miliar, turun dibandingkan posisi bulan Desember 2019 di level USD 129,2 miliar terutama disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri Pemerintah serta keperluan stabilisasi nilai tukar rupiah.

Dari sisi fiskal, di tengah tekanan eksternal sepanjang triwulan I – 2020, realisasi pendapatan di APBN mencapai 16,8 persen terhadap APBN atau tumbuh 7,7 persen. Namun Penerimaan Pajak telah terdampak dengan mengalami pertumbuhan negatif 2,5 persen. Penyerapan Belanja Negara mencapai 17,8 persen atau tumbuh 0,1 persen, sementara defisit APBN tercatat sebesar Rp76,4 triliun (0,45 persen terhadap PDB).



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini 6 Kebijakan BI Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

Bank Indonesia terus memperkuat seluruh instrumen bauran kebijakan

EKONOMI | 11 Mei 2020

Capital Outflow Triwulan I-2020 Dua Kali Lipat dari Krisis 2008 dan 2013

Capital outflow pada periode Januari-Maret 2020 yang sebesar Rp 145,28 triliun adalah lebih dari dua kali lipat dari dua krisis yang terjadi sebelumnya.

EKONOMI | 11 Mei 2020

Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.900

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Senin (11/5/2020), terapresiasi ke kisaran Rp 14.900.

EKONOMI | 11 Mei 2020

Sesi I, IHSG Naik 0,91%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,91 persen ke kisaran 4.639,4 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (11/5/2020).

EKONOMI | 11 Mei 2020

OJK: Pengusaha Percaya Dampak Covid-19 Hanya Sementara

Volatilitas pasar modal sudah terpantau rendah, meskipun investor masih mencatatkan net sell selama tahun berjalan.

EKONOMI | 11 Mei 2020

Petani Lebak Pasok Singkong ke Kabupaten Pati

Permintaan singkong selama Ramadan cenderung meningkat.

EKONOMI | 11 Mei 2020

Kereta Api Jakarta-Surabaya dan Bandung-Surabaya Beroperasi Mulai 12 Mei

Penumpang kereta api wajib membawa surat tugas dan keterangan hasil tes negatif Covid-19.

EKONOMI | 11 Mei 2020

Kurs Rupiah Menguat Tipis

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Senin (11/5/2020), terapresiasi ke kisaran Rp 14.900.

EKONOMI | 11 Mei 2020

Valbury: IHSG Berpeluang Menguat Pekan Ini

IHSG masih bisa berpeluang menguat pada perdagangan pekan ini, sejalan dengan perkiraan harga minyak dan rupiah yang stabil.

EKONOMI | 11 Mei 2020

IHSG Dibuka Menguat 0,7%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,71 persen ke kisaran 4.629,98 pada awal perdagangan hari ini, Senin (11/5/2020).

EKONOMI | 11 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS