OJK: Restrukturisasi Kredit Capai Rp 336,97 Triliun
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

OJK: Restrukturisasi Kredit Capai Rp 336,97 Triliun

Senin, 11 Mei 2020 | 13:31 WIB
Oleh : Lona Olavia / MPA

Jakarta, Beritasatu.com- Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyebutkan, total kredit perbankan terdampak Covid-19 yang telah berhasil direstrukturisasi hingga minggu (10/5) mencapai Rp 336,97 triliun. Jumlah kredit itu berasal dari 3,88 juta debitur. Sebagian besar merupakan kredit UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) yaitu sebesar Rp 167,1 triliun dari 3,42 juta debitur.

Sedangkan untuk perusahaan pembiayaan, jumlah kontrak restrukturisasi yang sudah disetujui hingga 8 Mei 2020 sebanyak 1,39 juta debitur atau angka pastinya 1.328.096 debitur. Nilai pembiayaannya mencapai Rp 43,18 triliun. Saat ini, OJK juga tengah memproses kontrak kredit dan pembiayaan lain dengan jumlah mencapai 743.785 debitur.

OJK mengungkapkan, respon lembaga jasa keuangan dari waktu ke waktu sudah cukup bagus mengenai kebijakan untuk restrukturisasi yang tertuang dalam POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical.

Bahkan, Wimboh menyebutkan, restrukturisasi tidak akan membuat rasio kredit bermasalah (NPL) menjadi membengkak, karena OJK telah memberikan relaksasi pengaturan penilaian kualitas aset kredit atau pembiayaan yang direstrukturisasi langsung digolongkan lancar di perbankan dan lembaga pembiayaan dengan jangka waktu maksimum satu tahun bagi debitur yang terdampak Covid-19.

“Jadi, saya heran kalau ada yang mengatakan bank atau lembaga keuangan tidak mau restrukturisasi. Saya rasa tidak ada dan kita cek tidak ada. Semua ikut karena ini insentif bagi mereka,” ujarnya dalam konferensi pers virtual Komite Stablitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin (11/5).

Adapun, NPL gross per Maret sedikit meningkat, namun masih terjaga di 2,77% dibandingkan Desember 2019 yang hanya 2,53%. Beberapa sektor pendorong tingginya NPL adalah sektor transportasi, pengolahan, perdagangan dan rumah tangga. Namun, Wimboh mengklaim kenaikan NPL ini sudah dimitigasi dengan kebijakan restrukturisasi kredit oleh perbankan dan perusahaan pembiayaan.

Sehingga, jikalau NPL akhirnya tetap naik itu lebih disebabkan karena kredit yang sudah lebih dulu bermasalah jauh sebelum corona ditetapkan sebagai pandemi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Laba Bersih XL Melonjak Tembus Rp 1,5 Triliun

Kinerja pendapatan yang meningkat 9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya

EKONOMI | 11 Mei 2020

Volatilitas Sektor Keuangan Mulai Reda, tetapi Ketidakpastian Masih Tinggi

“Sejumlah indikator ekonomi masih relatif baik, meskipun risiko dampak Covid-19 terhadap perekonomian tetap perlu diwaspadai,” kata Ketua KSSK Sri Mulyani.

EKONOMI | 11 Mei 2020

Ini 6 Kebijakan BI Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

Bank Indonesia terus memperkuat seluruh instrumen bauran kebijakan

EKONOMI | 11 Mei 2020

Capital Outflow Triwulan I-2020 Dua Kali Lipat dari Krisis 2008 dan 2013

Capital outflow pada periode Januari-Maret 2020 yang sebesar Rp 145,28 triliun adalah lebih dari dua kali lipat dari dua krisis yang terjadi sebelumnya.

EKONOMI | 11 Mei 2020

Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.900

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Senin (11/5/2020), terapresiasi ke kisaran Rp 14.900.

EKONOMI | 11 Mei 2020

Sesi I, IHSG Naik 0,91%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,91 persen ke kisaran 4.639,4 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (11/5/2020).

EKONOMI | 11 Mei 2020

OJK: Pengusaha Percaya Dampak Covid-19 Hanya Sementara

Volatilitas pasar modal sudah terpantau rendah, meskipun investor masih mencatatkan net sell selama tahun berjalan.

EKONOMI | 11 Mei 2020

Petani Lebak Pasok Singkong ke Kabupaten Pati

Permintaan singkong selama Ramadan cenderung meningkat.

EKONOMI | 11 Mei 2020

Kereta Api Jakarta-Surabaya dan Bandung-Surabaya Beroperasi Mulai 12 Mei

Penumpang kereta api wajib membawa surat tugas dan keterangan hasil tes negatif Covid-19.

EKONOMI | 11 Mei 2020

Kurs Rupiah Menguat Tipis

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Senin (11/5/2020), terapresiasi ke kisaran Rp 14.900.

EKONOMI | 11 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS