Laksanakan FGD, PII Siapkan Rekomendasi Hadapi Normal Baru
Logo BeritaSatu

Laksanakan FGD, PII Siapkan Rekomendasi Hadapi Normal Baru

Senin, 11 Mei 2020 | 13:41 WIB
Oleh : Yustinus Paat / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah situasi pandemi saat ini, banyak sektor harus beradaptasi. Tidak terkecuali bidang keinsinyuran, yang juga dituntut memberi kontribusi nyata untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi normal baru.

“Sekarang banyak hal berubah. Insinyur sebagai kalangan cerdik cendekia wajib memberi kontribusi konkret dalam kehidupan masyarakat kini di masa pandemi dan nanti. Di sinilah insinyur harus berperan dan berinovasi agar dalam situasi apapun kita semua siap beradaptasi,” ujar Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Heru Dewanto dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diinisiasi PII secara daring baru-baru ini.

FGD diikuti hampir 400 orang peserta mengikuti paparan 23 bidang keinsinyuran PII yang menjelaskan berbagai skema kondisi normal baru ke depan sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Secara khusus Heru menyoroti pentingnya identifikasi normal baru di setiap bidang, sekaligus mempersiapkan masyarakat untuk menghadapinya.

“Ini FGD yang holistik dari A sampai Z, di mana PII dan seluruh bidang keinsinyuran melakukan identifikasi, apa yang terjadi sekarang, apa yang terjadi pasca-pandemi, apa tantangannya bagi pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, juga bagaimana cara beradaptasi di setiap bidang keinsinyuran itu, sekaligus tentu saja apa peluang di masa depan dari berbagai tantangan yang kita hadapi sekarang ini,” kata Heru dalam keterangannya, Senin (11/5/2020)

Dikatakan FGD daring yang juga dihadiri beberapa pejabat eselon-I dari berbagai kementerian terkait menekankan pentingnya kejelian melihat berbagai peluang dalam masa yang menantang ini.

Menurut Heru, insinyur Indonesia harus mampu mengubah semua tantangan sekarang ini menjadi potensi dan peluang-peluang baru di masa depan.

Selain itu, Heru menilai insinyur diharapkan bisa membantu mempersiapkan masyarakat agar lebih siap menjalani masa pandemi dan melanjutkan kehidupannya agar lebih baik.

“Kami siap membantu, untuk itu hasil FGD ini akan kami susun menjadi sebuah rekomendasi ilmiah, hasilnya akan kami serahkan kepada pemerintah, dunia usaha, akademik dan masyarakat. Hasil FGD ini akan menjadi pembelajaran penting sekaligus juga menata ulang pondasi bidang-bidang keinsinyuran untuk mampu beradaptasi dengan kondisi normal baru nanti. Tentu termasuk skema dan prioritas anggaran juga harus berani berubah, karena kita masuk fase normal baru yang sama sekali beda dengan kondisi sebelumnya,” tegas Heru.

FGD juga menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga menjabat Ketua Dewan Penasehat PII, Airlangga Hartarto, yang menyoroti kehidupan normal baru di masyarakat termasuk kehidupan berekonomi yang menyesuaikan dengan penyakit, lalu bagaimana kemampuan beradaptasi dengan penyakit dan cara penanganannya. Untuk menekan dampak negatif akibat situasi yang tidak pasti saat ini, Airlangga mengatakan pemerintah terus mengkaji sejumlah langkah relaksasi.

“Sekuat tenaga kita berupaya agar bencana kesehatan ini tidak menjadi bencana ekonomi, apalagi kemudian menjadi bencana keuangan dan politik," kata Airlangga.

Sementara Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang juga menjabat Wakil Ketua Umum PII Danis Hidayat Sumadilaga menyoroti konsep smart city di masa depan yang tidak boleh diartikan hanya terkait teknologi informasi saja. Namun, kata Danis, juga harus mencakup smart economy, smart government, smart mobility, dan smart living dalam perancangannya.

“Belajar dari kondisi pandemi ini, ke depan perencanaan pengembangan kota harus bisa memastikan kesediaan sarana dan prasarana medis yang sesuai dengan standar kesehatan. Bahkan ruang terbuka hijau dan ruang komunitas kelak harus didesain untuk dapat difungsikan pada kondisi darurat seperti penyimpanan obat, sosialisasi bencana, dan lain sebagainya,” pungkas Danis.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

IHSG Berpotensi Menguat, Investor Tetap Waspadai Support 5,982

MNC Sekuritas dalam risetnya, Selasa (21/9/2021), menyampaikan bahwa investor perlu mewaspadai akan adanya support di 5,982.

EKONOMI | 21 September 2021

IHSG Lanjut Melemah di Awal Perdagangan Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,66% ke 6.036,09 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (21/9/2021).

EKONOMI | 21 September 2021

Semester I 2021, Jasa Raharja Catat Laba Rp 877,84 Miliar

Di tengah pandemi, Jasa Raharja mencatatkan kinerja positif dengan mencatat laba Rp 877,84 miliar pada semester I-2021.

EKONOMI | 21 September 2021

Fokus Pasar: Investasi Proyek Baterai Listrik Selesai Sebelum 2024

Proyek senilai Rp 15,6 triliun tersebut merupakan kerja sama LG Energy Group Solution, Hyundai Motor Group dan PT Industri Baterai Indonesia.

EKONOMI | 21 September 2021

Jumlah Pengguna Naik Signifikan, Pendapatan Trimegah Karya Pratama Melesat

Pengguna Ultra Voucher naik jadi 205.000 pengguna pada Juni 2021, dibandingkan sebelumnya yaitu sekitar 123.000 pengguna pada periode yang sama di tahun lalu.

EKONOMI | 21 September 2021

Sebagian Bursa Asia Libur, Investor Terus Pantau Krisis Evergrande

Nikkei 225 Tokyo turun 1,61%, Topix turun 1,69%, S&P/ASX 200 Australia turun 0,14%.

EKONOMI | 21 September 2021

Dampak Krisis Evergrande Terasa hingga Bursa Eropa

Indeks Stoxx 600 Eropa turun 1,67%, DAX Jerman turun 2,31%, FTSE Inggris turun 0,86%, FTSE MIB Italia turun 2,57%.

EKONOMI | 21 September 2021

Tertular Krisis Evergrande, Konglomerat Tiongkok Ini Kehilangan US$ 1 M

Bos raksasa properti Shanghai, Sinic Holdings Group, Zhang Yuanlin kehilangan lebih dari US$ 1 miliar pada Senin (20/9/2021) karena efek domino Evergrande.

EKONOMI | 21 September 2021

Wall Street Anjlok, Ini Penyebabnya

Indeks S&P 500 turun 1,7% ke 4.357,73, koreksi terdalam sejak 12 Mei. Sebanyak 11 sektor ditutup di zona merah.

EKONOMI | 21 September 2021

Menko Airlangga Raih Penghargaan Internasional Terkait Pemulihan Ekonomi

Lima tokoh lainnya dari India, Korea Selatan, dan Inggris juga mendapat penghargaan di ajang yang sama.

EKONOMI | 20 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
IHSG Lanjut Melemah di Awal Perdagangan Hari Ini

IHSG Lanjut Melemah di Awal Perdagangan Hari Ini

EKONOMI | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings