Awal Pekan, IHSG Menguat 0,9 Persen ke 4.639,01
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Awal Pekan, IHSG Menguat 0,9 Persen ke 4.639,01

Senin, 11 Mei 2020 | 15:18 WIB
Oleh : Lona Olavia, Merdhy Pasaribu / MPA

Jakarta, Beritsatu.com-Awal pekan, Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil berbalik arah ke zona hijau. Setelah dibuka naik 0,74 persen atau 33,84 poin menjadi 4.631,27 pada Senin (11/5), IHSG pun terus menguat hingga ditutup menguat 0,90 persen atau 41,67 poin ke posisi 4.639,10 di akhir sesi II perdangangan.

Penutupan IHSG hari ini diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp 208,4 miliar. Di mana, dari 10 sektor saham, sembilan mengalami kenaikan dan yang terbesar adalah di sektor aneka industri dengan 2,85 persen. Sedangkan hanya satu sektor yang turun yakni pertambangan dengan 0,29 persen.

Sementara, frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 466.474 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 6,01 miliar lembar saham senilai Rp 5,3 triliun. Sebanyak 222 saham naik, 161 saham menurun, dan 168 saham tidak bergerak nilainya.

Penguatan IHSG kali ini, senada dengan mayoritas indeks di bursa regional yang berhasil melanjutkan penguatannya. Hang Seng menguat 1,6 persen ke 24618,2 dan Strait Times juga menguat 0,5 persen ke 2.604,89. Indeks Nikkei juga menguat 1,05 persen ke 20.390,7. Sedangkan, Shanghai Index ditutup turun tipis 0,02 persen ke 2.894,8.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, optimisme pelongaran lockdown di kawasan Eropa dan Amerika, serta harapan meredanya ketegangan perang dagang Tiongkok dan AS menjadi sentiment positif pasar pekan ini. Dalam risetnya, Senin (11/5) IHSG diperkirakannya akan konsolidasi menguat dengan support di level 4.523 sampai 4.463 dan resistance di level 4.726 sampai 4.747.

Pembukaan lockdown telah menjadi sentiment positif pekan lalu dan pekan ini. Di AS, Pemerintah California berencana mengizinkan toko pakaian, toko buku dan toko bunga untuk dibuka kembali pada akhir pekan lalu. Pemerintah New York pun berencana pada pekan ini untuk mengurangi pembatasan pada produsen, konstruksi, dan pengecer.

Negara bagian lainnya termasuk Georgia bahkan telah melongarkan pembukaan beberapa bisnis non-essential untuk beroperasi. Presiden Donald Trump mengakui akan ada lebih banyak kematian akibat virus Covid-19. Tetapi, Trump berpendapat bila tidak membuka kembali bisnis juga akan membuat orang kehilangan nyawa dengan cara lain seperti overdosis dan bunuh diri.

“Pelonggaran lockdown membuat investor berspekulasi bahwa ekonomi akan kembali normal dalam waktu dekat. Harga saham telah naik secara agresif dari posisi terendah di bulan Maret. Di pasar modal terbentuk kurva pemulihan berbentuk V tetapi akan sulit terjadi pada sektor riil. Kekhawatiran pelaku pasar adalah pada akhir bulan Mei lebih banyak negara bagian melakukan pelongaran lockdown tetapi permintaan tidak kembali seperti harapan pasar. Selain itu, pasar juga khawatir pembukaan lockdown yang terlalu cepat akan membuat kasus penyebaran Covid-19 meningkat kembali sehingga terjadi penutupan ekonomi kembali,” tulisnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Asing Borong Saham Rp 495 Miliar, IHSG Ditutup Menguat ke 6.108

IHSG pada penutupan perdagangan sore ini Rabu (22/9/2021) naik 47,5 poin (0,78%) ke level 6.108.

EKONOMI | 22 September 2021

HUT ke-70, Lautan Luas Adopsi Kampung di Mauk

Sejak tahun 2010, Lautan Luas sudah berkomitmen untuk memperbaiki, membangun dan memberikan rumah layak huni kepada masyarakat.

EKONOMI | 22 September 2021

PPDPP: Proyek Percontohan SiPetruk Ditetapkan Oktober 2021

"PPDPP segera menentukan lokasi perumahan yang menjadi proyek percontohan SiPetruk berdasarkan usulan asosiasi pengembang," tegas Arief.

EKONOMI | 22 September 2021

RUU KUP Dinilai Tidak Peka akan Keadaan UKM

Komnas UKM melihat Rancangan Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP). tidak peka terhadap keadaan UKM.

EKONOMI | 22 September 2021

Cegah Banjir Cijambe, PMO Jabodetabek-Punjur Siapkan Solusi

Sungai Cijambe, merupakan bagian dari permasalahan banjir dan sampah yang mendapatkan perhatian secara khusus dari PMO Jabodetabek-punjur.

EKONOMI | 22 September 2021


Krisis Evergrande Bisa Gerus 0,01% dari PDB Tiongkok

Krisis utang China Evergrande Group diperkirakan memperlambat pertumbuhan ekonomi Tiongkok, tetapi memiliki dampak minimal di sistem keuangan.

EKONOMI | 22 September 2021

Wapres Optimistis Indonesia Jadi Pemain Utama Keuangan Syariah

Sektor industri produk halal dan keuangan syariah terus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

EKONOMI | 22 September 2021

Waskita Beton Precast Garap Proyek Interchange Dukuh Atas

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menggarap proyek Sudirman Station-Dukuh Atas Interchange dengan nilai kontrak Rp 163,61 miliar.

EKONOMI | 22 September 2021

Akumindo: Holding Ultra Mikro Bukti Keberpihakan Pemerintah pada UMKM

Kehadiran Holding Ultra Mikro (Umi) yang melibatkan BRI, Pegadaian, dan PNM menjadi bukti keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha kecil.

EKONOMI | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Asing Borong Saham Rp 495 Miliar, IHSG Ditutup Menguat ke 6.108

Asing Borong Saham Rp 495 Miliar, IHSG Ditutup Menguat ke 6.108

EKONOMI | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings