BRI Bidik Salurkan Kredit ke 250.000 Pengendara Ojek Online

BRI Bidik Salurkan Kredit ke 250.000 Pengendara Ojek Online
Pelayanan nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Foto: Istimewa)
Lona Olavia / MPA Kamis, 14 Mei 2020 | 12:58 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com- Ditengah pandemi Covid-19, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) membuat skema pinjaman baru untuk UMKM melalui kolaborasi dengan Gojek dan Grab dengan menciptakan skema pinjaman khusus bagi pengendara ojek online yang merupakan pelaku usaha informal.

“Kami menargetkan 250.000 pengendara ojek online mendapatkan fasilitas pembiayaan ini dengan ticket size Rp 5-20 juta. Ini juga sesuai dengan arahan Presiden bahwa diperlukan sebuah terobosan yang inklusif agar pelaku UMKM terdampak langsung mendapatkan manfaatnya,” kata Direktur Utama Bank BRI Sunarso dalam konferensi pers virtual, Kamis (14/5).

Sementara itu, penyaluran kredit BRI tumbuh diatas rata rata industri pada kuartal I 2020. Secara konsolidasian Bank BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp 930,73 triliun atau tumbuh double digit sebesar 10,05% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 845,72 triliun. “Ini lebih tinggi daripada pertumbuhan kredit industri sebesar 7,95% di Maret 2020,” sebut ia.

Komposisi kredit UMKM BRI dibanding total kredit BRI juga naik dari 77,37% di kuartal I 2019 menjadi 78,31% pada kuartal I 2020. Ini merupakan salah satu bentuk upaya perseroan sebagai langkah countercyclical terhadap UMKM agar roda perekonomian terus berputar.

“BRI mampu tetap tumbuh melalui selective growth dan prudent dalam menyalurkan fasilitas pinjaman. Hal ini tercermin dari pengelolaan rasio kredit bermasalah BRI, dimana pada akhir Maret 2020 rasio kredit bermasalah (NPL) BRI tercatat 3% jauh dibawah batas maksimal NPL yang ditetapkan regulator sebesar 5%,” imbuh Sunarso.



Sumber: BeritaSatu.com