Likuiditas BRI Masih Sehat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Likuiditas BRI Masih Sehat

Kamis, 14 Mei 2020 | 15:43 WIB
Oleh : Lona Olavia / MPA

Jakarta, Beritasatu.com- Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Sunarso mengklaim, isu likuiditas akibat adanya pemberian keringanan kredit (restrukturisasi) terhadap debitur yang terdampak Covid-19 sejauh ini belum berpengaruh signifikan terhadap portofolio bank dengan laba terbesar tersebut. Hal itu nampak dari loan to deposit ratio (LDR) BRI yang hingga akhir Maret 2020 sebesar 90,45%.

"Sampai kuartal I sebenarnya diujung Maret baru terganggu, Januari, Februari masih normal. Terasa aktivitas ekonomi menurun di pertengahan Maret kesini. Kalau kinerjanya masih kinclong bagus, karena dampaknya di kuartal I belum kelihatan, paling diujungnya saja," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (14/5/2020).

Meski demikian, ia tak menampik, likuiditas kedepannya akan terganggu seiring tambah besarnya restrukturisasi yang dilakukan. Hingga akhir April 2020 perseroan tercatat telah memberikan relaksasi berupa restrukturisasi pinjaman kepada lebih dari 1,4 juta UMKM total pinjaman mencapai Rp 101 triliun.

"Memang ada masalah likuiditas, tapi antisapatif kita sudah siap. Kami mengharapkan adanya penempatan dana. Mudah-mudahan pemerintah tempatakan dana di bank yang lakukan restrukturisasi. Kita paling banyak memberikan restrukturisasi ke UMKM, mudah-mudahan dapat paling banyak meski tidak sepenuhnya Rp 101 triliun. Kita tanggung rasa sakit sama-sama, kemudian kalau ada restrukturisasi hendaknya saling bantu," ungkap Sunarso.

Dijelaskannya, BRI memiliki berbagai alternatif skema restrukturisasi untuk nasabah pelaku UMKM. Nasabah mikro, kecil dan ritel, apabila mengalami penurunan omzet sampai dengan 30% maka suku bunga diturunkan dan diberikan perpanjangan jangka waktu kredit. Bagi nasabah yang mengalami penurunan omzet antara 30%-50% mendapatkan penundaan pembayaran bunga dan angsuran pokok selama 6 bulan. Sementara itu, untuk debitur yang mengalami penurunan omzet 50%-75% mendapatkan penundaan pembayaran bunga selama 6 bulan dan penundaan angsuran pokok selama 12 bulan. Sedangkan, bagi debitur yang mengalami penurunan omzet di atas 75% mendapatkan penundaan pembayaran bunga selama 12 bulan dan penundaan angsuran pokok selama 12 bulan.

"Dampak restrukturisasi ada dua. Kalau tidak bayar pokok yang berkurang likuiditas. Yang tidak bayar bunga maka yang terpengaruh income," pungkas Sunarso.

Selain itu, BRI juga akan cari sumber dana likuiditas lain dengan fund raising dengan kreditur di luar. Baru-baru ini, BRI raih komitmen pinjaman luar negeri sebesar US$ 1 miliar dengan bunga 1,9% dalam skema club loan dari 10 bank regional Asia, Eropa, dan Amerika. Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur liabilities dan meningkatkan net stable funding ratio, menjaga likuiditas valas, dan menyiapkan sumber pendanaan untuk ekspansi kredit.

Pinjaman luar negeri tersebut, dikatakannya memperlihatkan kepercayaan investor asing terhadap BRI dan Indonesia masih cukup tinggi di tengah ketidakpastian global. Terlebih lagi menjadi bukti bahwa Indonesia menjadi salah satu tujuan investasi menarik di dunia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Sesi I, IHSG Terkoreksi 0,7% ke 6.031

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,74% ke 6.031,38 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (21/9/2021).

EKONOMI | 21 September 2021

Jokowi Gembira Lihat PT Krakatau Steel Sudah Sembuh

Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa gembira melihat kondisi PT Krakatau Steel semakin sehat, setelah sempat terpuruk hampir bangkrut.

EKONOMI | 21 September 2021

Resmikan Pabrik Hot Strip Mill 2, Jokowi: Hanya Ada 2 di Dunia

Keberadaan pabrik ini hanya ada dua di dunia, yaitu di Amerika Serikat dan Indonesia.

EKONOMI | 21 September 2021

Jokowi: Transformasi BUMN Terus Dilakukan di Tengah Pandemi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat terus dilakukan meski di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 21 September 2021

Perdana, BNP Paribas Luncurkan Reksa Dana Indeks ETF

PT BNP Paribas Asset Management meluncurkan Reksa Dana Indeks BNP Paribas IDX Growth30 ETF.

EKONOMI | 21 September 2021

Pendapatan Nusantara Infrastructure Naik 26%

Pendapatan PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) secara keseluruhan meningkat 26%. Lini bisnis jalan tol menyumbang per tumbuhan sebesar 25%.

EKONOMI | 21 September 2021

Dividen Interim Lippo Cikarang Berdampak Positif pada Lippo Karawaci

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), sebagai pemegang 84% saham LPCK, bakal menerima dividen interim sebesar Rp 126 miliar.

EKONOMI | 21 September 2021

Tahun Depan Pajak Karbon Diterapkan, BGK Ingatkan Pentingnya Sustainability Report

Kalau tak ada aral, pemerintah bakal menerapkan pajak karbon mulai, tahun depan. Rencananya ditetapkan minimal Rp 75 per kilogram (kg) karbon dioksida ekuivalen

EKONOMI | 21 September 2021

Anak dan Cucu Usaha PTPP Mulai Pembangunan SPAM Lintas Kota

SPAM Lintas Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar akan melayani lebih kurang 624.000 jiwa atau sekitar 102.000 sambungan rumah di lima kecamatan.

EKONOMI | 21 September 2021

Kurs Rupiah Stagnan di Kisaran Rp 14.240

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (21/9/2021), terpantau datar di kisaran Rp 14.240.

EKONOMI | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Pemprov DKI Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Cukup untuk Penuhi Target

Pemprov DKI Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Cukup untuk Penuhi Target

MEGAPOLITAN | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings