Pemerintah Diminta Prioritaskan Ekonomi Rakyat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemerintah Diminta Prioritaskan Ekonomi Rakyat

Minggu, 17 Mei 2020 | 14:29 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) yang juga Ketua Umum Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas), Ferry Juliantono, Minggu (17/5/2020) di Jakarta, mengatakan, unsur terpenting pembangunan ekonomi nasional, selain membangun kekuatan produksi juga meliputi penciptaan kekuatan distribusi di tengah rakyat.

Namun, menurut Ferry, anehnya dua kekuatan yang harusnya dibangun siang malam oleh pemerintah itu malah kini cenderung 'dimatikan'. "Bagaimana tidak mati, kekuatan produksi bangsa kita justru digantikan lewat impor barang industri, bahkan kekuatan produksi pertanian pun dihancurkan lewat impor komoditas pertanian," ungkap Ferry.

Sialnya lagi, tambah Ferry, di sektor distribusi berbasis tenaga rakyat pun turut dibonsai. Padahal, ada lebih 10.000 pasar dengan sekitar 12 juta pedagang pasar di Indonesia. Hanya saja karena tidak diurus secara serius, tidak sedikit pasar-pasar tradisional ikut tergerus oleh usaha retail modern.

"Kita tahu bahwa retail moderen memiliki akses kepada kalangan pabrikan karena bermodal besar, sehingga bisa mendapat harga khusus pabrikan. Sementara pasar tradisional bisa mendapat barang seperti komoditas gula setelah melewati 4 atau 5 rantai distribusi. Dengan begitu, pastilah mereka tidak bisa bersaing harga dengan peritail modern. Akhirnya, secara perlahan pasar tradisional atau pasar rakyat gulung tikar dan menimbulkan kemiskinan baru," jelasnya.

Ferry melihat akibat fenomena tersebut, pada tingkat selanjutnya dapat diistilahkan terjadi omong kosong dengan ajaran Trisakti Bung Karno dalam bidang ekonomi, yang seharusnya bisa berdiri di atas kaki sendiri alias berdikari. "Dengan kata lain, rakyat ini seperti tidak memiliki negara melainkan membiarkan berlakunya homo homini lupus yaitu manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.

Yang kuat dan kaya tambah kuat sedangkan yang lemah sekaligus miskin semakin lemah dan tambah miskin, termasuk pedagang pasar yang lebih dari 12 juta orang itu,” kata dia.

Ia menyayangkan, saat ini kekuatan rakyat dalam distribusi itu sebenarnya sudah memberdayakan dirinya dengan koperasi atau juga organisasi, yaitu Koperasi Pedagang Pasar dan Asosiasi Pedagang Pasar, namun faktanya pemerintah seperti 'alergi' untuk memberdayakan mereka, dan sebaliknya menganakemaskan kekuatan retail modern.

Dikatakan Ferry, dalam menghadapi wabah Covid-19 ini pula, para pedagang pasar perlu mendapat perhatian dan pemberdayaan, apalagi diketahui dalam penyebaran wabah ini yang paling banyak terpukul justru sektor usaha kecil dan menengah.

"Diharapkan pemerintah segera insyaf dan mencari jalan keluar guna memprioritaskan bangkitnya ekonomi rakyat, dengan menggelontorkan permodalan kepada usaha kecil, menengah dan koperasi. Berikan juga kepada induk-induk koperasi agar bisa mendapat akses komoditas kepada pabrikan,” kata dia.

Ferry mengatakan, persolannya bukan mampu atau tidak mampu, tapi mau atau tidak kita membantu permodalan rakyat. Kalau pemerintah tidak mau, kita akan perlahan menyaksikan rakyat pedagang pasar semakin miskin dan produsen dalam negeri terus berguguran.

“Di lain pihak para pemuja rente akan semakin kaya raya dengan margin keuntungan yang besar. Bila ini terus dibiarkan, inilah sejatinya yang disebut pengkhianatan terhadap nasib rakyatnya sendiri," pungkas Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Presiden Tanam Mangrove Bersama Masyarakat di Riau dan Kepri

Presiden Jokowi akan menanam mangrove di Provinsi Riau dan Provinisi Kepulauan Riau (Kepri).

EKONOMI | 28 September 2021

Bursa Asia Pasifik Turun karena Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun Naik

Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,32%, sementara indeks Topix melemah 0,38%.

EKONOMI | 28 September 2021

IHSG Berpeluang Melemah, Simak Saham PIlihannya

IHSG pada perdagangan hari ini akan berada di kisaran 6.050-6.150.

EKONOMI | 28 September 2021


Harga Minyak Naik 5 Hari Beruntun di Tengah Kendala Pasokan

Minyak mentah Brent naik 1,84%, atau US$ 1,44, menjadi US$ 79,53 per barel.

EKONOMI | 28 September 2021

Arkha Akan Garap Proyek Steel Fabricatoe RDMP Pertamina Rp 620 Miliar

PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA) akan mengambl alih pekerjaan steel fabricatoe 23.000 ton senilai Rp 620 miliar pada proyek RDMP kilang Pertamina.

EKONOMI | 28 September 2021

Dow Naik, Saham Teknologi Seret S&P dan Nasdaq ke Zona Merah

Dow Jones Industrial Average naik 71,37 poin menjadi 34.869,37 didorong saham energi dan saham bank.

EKONOMI | 28 September 2021

Bursa Eropa Bervariasi, Investor Pantau Hasil Pemilu Jerman

Pan-European Stoxx 600 ditutup sedikit melemah, setelah naik 0,7% di awal sesi.

EKONOMI | 28 September 2021

Deli Pratama Akuisisi 49,56% Saham Perdana Karya

Deli Pratama membeli 297.383.762 lembar atau 49,56% porsi saham Perdana Karya.

EKONOMI | 28 September 2021

Jaloor Bantu UMKM Ekspor Produk ke Mancanegara Tanpa Ribet

Pelaku UMKM dipastikan dapat lebih mudah melakukan kegiatan ekspor melalui program pendampingan yang disediakan oleh Jaloor.

EKONOMI | 27 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# SBY


# PKI



TERKINI
Presiden Tanam Mangrove Bersama Masyarakat di Riau dan Kepri

Presiden Tanam Mangrove Bersama Masyarakat di Riau dan Kepri

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings