Bursa Asia Flat karena Ketegangan AS dan Tiongkok Meningkat

Bursa Asia Flat karena Ketegangan AS dan Tiongkok Meningkat
Ilustrasi bursa saham Asia. ( Foto: AFP / Kazuhiro Nogi )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Jumat, 22 Mei 2020 | 08:02 WIB

Tokyo, Beritasatu.com - Bursa Asia sedikit berubah pada awal perdagangan Jumat pagi (22/5/2020) karena ketegangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) meningkat.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun tipis pada awal perdagangan, sementara indeks Topix mendatar.

Di Korea Selatan, indeks Kospi juga tidak berubah. Sementara bursa saham di Australia juga diperdagangkan dekat dengan garis datar, dengan S&P/ASX 200 sedikit berubah.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang diperdagangkan sedikit lebih rendah.

Baca juga: Tren Positif Wall Street Terhenti Dipicu Data Klaim Pengangguran

Investor akan mengawasi perkembangan Kongres Rakyat Nasional Tiongkok dengan sesi pleno pertama dimulai sekitar pukul 9.00 pagi HK/SIN. Hal itu terjadi ketika ketegangan antara Beijing dan Washington meningkat dalam beberapa hari terakhir.

"Suhu ketegangan Tiongkok- AS meningkat dan membuat sentimen risiko di mana-mana, meskipun hanya sedikit pada tahap ini," kata Kepala Strategi Valuta Asing National Australia Bank, Ray Attrill menulis dalam sebuah catatan.

Baca juga: Permintaan Pulih, Harga Minyak Naik ke Level Tertinggi Sejak Maret

Sementara bursa AS Wall Street turun pada perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB (22/5/2020). Dow Jones Industrial Average ditutup turun 101,78 poin atau 0,4 persen menjadi 24.474,12. S&P 500 turun 0,8 persen menjadi 2.948,51 sementara Nasdaq Composite turun hampir 1 persen menjadi 9.284,88.



Sumber: CNBC