Logo BeritaSatu

Kawasan Industri Brebes Sambut Kebangkitan Ekonomi Baru Pascapandemi

Minggu, 24 Mei 2020 | 13:01 WIB
Oleh : Stefi Thenu / CAH

Semarang, Beritasatu.com - PT Kawasan Industri Wijaya Kusuma (KIW) bekerja keras terus berupaya menjadikan Kawasan Industri Brebes sebagai lokasi yang ramah investasi.

"Saat ini, KIW tengah berupaya mempersiapkan diri menyambut kebangkitan ekonomi pascapandemi Covid-19, sehingga diharapkan kawasan industri Brebes bisa menjadi pilihan investor untuk berinvestasi di Indonesia yang ditopang oleh akses transportasi serta mantapnya regulasi perizinan di Jawa Tengah," ujar Direktur Operasional KIW, Ahmad Fauzie Nur, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Minggu (24/5/2020).

Mendukung ramah investasi, KIB, kata Ahmad Fauzie Nur, didesain harga lahan kompetitif, perizinan dipersingkat, dipermudah dan dibantu sepenuhnya. Ditambah lagi dukungan penuh dari Pemerintah Propinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Brebes. Ini penting mengingat kondusivitas daerah salah satu variabel keamanan, ketertiban dan ketentraman yang membuat investor tenang sekaligus ada kepastian biaya yang dikeluarkan.

Posisi Brebes sangat strategis, berada di lintas pantura dengan tersedianya transportasi Kereta Api, dilewati jalan tol trans Jawa dan dekat dengan pelabuhan Cirebon dan Tegal.

Dijelaskan, KIW mendapat tugas dari negara melalui Kementerian BUMN, sebagai perusahaan BUMN kawasan industri yang ditunjuk sebagai pembangun dan pengengelola Kawasan Industri Brebes. Mendapat mandat dan tugas ini sebagai suatu kehormatan dan kebanggaan bagi KIW, yang menerjemahkan kawasan industri baru di Brebes sebagai proyek Merah Putih.

“Saya ingat betul, Rapat terbatas (Ratas) Presiden Jokowi di Istana Bogor pada bulan Juli 2019, dan salah satu hasil Ratas tersebut adalah membangun dan mengembangkan kawasan industri di Brebes. Setelah mendapat penugasan pada akhir Desember 2019, maka mulai Januari 2020 KIW langsung melakukan koordinasi dengan kementrian dan lembaga terkait,” ujar Fauzie.

Master of Business (Accounting), lulusan Australian National University, Canberra dan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia menuturkan, bicara Merah Putih, jangan sampai kekecewaan Presiden Jokowi terulang di mana relokasi modal dan industri manufaktur dari Tiongkok mengalir deras ke Vietnam.

Hal itu imbas dari kemudahan perizinan dan investasi di negara tersebut. Kekecewaan Jokowi beralasan, karena tidak ada satu pun perusahaan yang mau merelokasi perusahaannya dari Tiongkok ke Indonesia. Menurut Presiden, perizinan yang berbelit-belit bikin investor enggan merelokasi basis produksinya ke Indonesia.

Mengutip laporan Bank Dunia, sebanyak 33 perusahaan memutuskan keluar dari Tiongkok pada tahun 2019. Dari jumlah itu, 23 di antaranya memilih berinvestasi di Vietnam. Sisanya, pilihan jatuh ke Malaysia, Kamboja, dan Thailand.

Pada 2017, sebanyak 73 perusahaan Jepang berelokasi ke kawasan Asia Tenggara. Sebanyak 43 di antaranya memilih Vietnam, 11 perusahaan ke Thailand, dan Filipina. Sementara Indonesia hanya kebagian 10 perusahaan Jepang.

Menurutnya, KIW semakin mantap dan semangat adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal-Semarang-Salatiga-Demak-Grobogan, Kawasan Purworejo-Wonosobo-Magelang-Temanggung dan Kawasan Brebes-Tegal-Pemalang.

“Kawasan Industri Brebes masuk kategori Proyek Strategis Nasional (PSN)”, tambah Fauzie, yang sebelum bertugas di KIW pernah menduduki jabatan Kepala Divisi Pemasaran & Pengembangan Bisnis PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) Juni 2016 - April 2018 dan sempat menjadi Kepala Divisi Terbaik JIEP tahun 2017.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mahkota Alam Berdayakan Tenaga Lokal untuk Kurangi Pengangguran

Mahkota Alam Selayar berupaya membantu pembangunan ekonomi daerah dengan mempekerjakan mayoritas tenaga kerja lokal di perusahaannya.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Pacu DPK, Bank BTN Road Show Tabungan Bisnis di Surabaya

Direktur Distribution and Funding Bank BTN Jasmin mengatakan, Tabungan BTN Bisnis ditargetkan mampu meraih dana murah mencapai Rp 7 triliun.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Mindset Positif Modal Utama Startup Hadapi Masa Sulit

CEO Tancorp, Hermanto Tanoko, mengatakan, agar startup bisa bertahan dan berkembang di masa sulit, harus memiliki mindset atau pola pikir positif.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Mitra Driver Minta Potongan Komisi Dipangkas, Ini Kata Grab

Triza menegaskan, penyesuaian tarif telah dihitung sesuai aturan pemerintah, sekaligus dirancang untuk menjaga kesejahteraan mitra pengemudi Grab.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Soroti Isu Perempuan, G-20 Empower Rumuskan Draf Leaders Declaration

Ajang Presidensi G-20, melalui G-20 Empower memiliki misi mendukung perempuan, terutama pelaku UMKM.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Laba BUMN Meroket hingga 838,2%, Kinerja Erick Diapresiasi

Kinerja Erick Thohir yang sukses membawa perusahaan BUMN meraih laba bersih secara fantastis diapresiasi ekonom CORE Indonesia. 

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Menperin: Pakai Batik Bisa Memperkokoh Ekonomi Indonesia

Menurut Menperin, memakai batik selain menunjukkan kecintaan terhadap produk dalam negeri, juga dapat membantu memperkokoh perekonomian nasional.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Bahlil: Tidak Ada 1 Orang Pun Bisa Ramal Ekonomi Global

Bahlil Lahadalia mengomentari kondisi ekonomi global yang dinilai banyak pihak semakin menantang.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Sandiaga dan Erick Thohir Siap Bantu Modal UMKM Perempuan

Pemerintah mendukung permodalan ribuan anggota perempuan pengusaha Iwapi untuk menciptakan pelaku UMKM perempuan yang tangguh.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Peneliti LPEM: Hiburan Sepak Bola Perlu Digeser dari Stadion ke TV

Peneliti LPEM UI Mohamad Dian Revindo berpendapat, kompetisi sepak bola di Indonesia sebaiknya perlu digeser dari hiburan stadion menjadi hiburan televisi.

EKONOMI | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Peretas Jual Data Nomor Ponsel PM Inggris dan Pejabat Tinggi

Peretas Jual Data Nomor Ponsel PM Inggris dan Pejabat Tinggi

NEWS | 41 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings