Bursa Asia Menguat di Tengah-tengah Renggangnya AS-Tiongkok

Bursa Asia Menguat di Tengah-tengah Renggangnya AS-Tiongkok
Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP / Kazuhiro Nogi)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Senin, 25 Mei 2020 | 08:06 WIB

Tokyo, Beritasatu.com - Mayoritas Bursa Asia dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Senin (25/5/2020). Ketegangan AS-Tiongkok masih mewarnai sentimen perdagangan. Sementara itu bursa Singapura, India dan Indonesia ditutup karena libur Idulfitri.

Nikkei naik 1,28 persen, ASX 200 Australia naik 1,46 persen, Kospi naik 0,45 persen. Indeks Komposit Shanghai turun 0,01 persen. Hang Seng Hong Kong terkoresi 0,95 persen.

Tiongkok masih melakukan Kongres Nasional hingga 28 Mei nanti. Di sela-sela kongres, Menlu Wang Yi mengingatkan AS untuk tidak mengonfrontasi Tiongkok. Belakangan hubungan AS-Tiongkok renggang akibat isu HAM, dagang, Covid-19 dan Hong Kong.

AS mengancam sanksi terhadap Tiongkok jika Beijing mengimplementasikan RUU keamanan nasional baru yang lebih ketat atas Hong Kong. Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Robert O'Brien, Minggu (24/5/2020) mengatakan AS ingin Hong Kong memiliki otonomi yang luas sehingga tetap bisa menjadi pusat keuangan Asia.

"Sulit bagi Hong Kong mempertahankan statusnya sebagai pusat keuangan Asia jika Tiongkok mengambil alih. Sektor jasa keuangan berkembang di Hong Kong karena sistem hukum yang melindugi kapitalisme dan kebebasan berusaha. Jika semua hal itu tidak ada, saya ragu pelaku industri keuangan akan bertahan...mereka tidak akan mau didominasi Tiongkok atau partai komunis," kata O'Brien kepada NBC.

Pada penutupan Jumat lalu, indeks Hang Seng Hong Kong anjlok 5,6% setelah Tiongkok mengumumkan akan memperketat hukum di Hong Kong.



Sumber: CNBC.com