Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di AS Tembus 100.000 Jiwa

Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di AS Tembus 100.000 Jiwa
Seorang perempuan berusia lanjut diturunkan dari ambulans untuk menjalani perawatan di NYU Langone Health Center, New York. Kota New York menjadi "pusat" penyebaran virus corona di Amerika. (Foto: AFP)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Rabu, 27 Mei 2020 | 06:46 WIB

New York, Beritasatu.com - Berdasarkan data Worldometers, angka kematian akibat virus corona atau Covid-19 di Amerika Serikat hingga Selasa, 26 Mei 2020 waktu setempat menembus angka 100.000 orang.

Pada hari Selasa, jumlah korban jiwa di AS bertambah 736 orang menjadi 100.541 orang. Sedangkan kasus baru bertambah 18.971 orang menjadi 1.725.197 kasus.

Namun, menurut data resmi Johns Hopkins University yang digunakan Pemerintah AS, jumlah korban jiwa ada di angka 98.852 orang dari 1.679.419 kasus.

Jumlah kematian di AS terbanyak dibanding negara lain. Inggris mencatat 37.130 korban jiwa di urutan kedua dan Italia dengan 32.955 korban jiwa di urutan ketiga.

Meski kurva Covid-18 belum melandai, sejumlah negara bagian mulai melakukan pelonggaran lockdown. Yang terkini adalah California yang mengizinkan salon dan pangkas rambut dibuka kembali selama sesuai dengan protokol.

Semakin banyak perusahaan yang mengembangkan vaksin Covid-19. Perusahaan farmasi Merck bekerja sama dengan lembaga nirlaba IAVI Selasa kemarin mengumumkan akan mengembangkan kandidat vaksin. Sebelumnya Moderna dan Novavax melaporkan hasil positif dalam pengembangan vaksin.



Sumber: BeritaSatu.com