Dow Jones Naik di Atas 25.000 Pertama Kalinya Sejak Maret

Dow Jones Naik di Atas 25.000 Pertama Kalinya Sejak Maret
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (Foto: AFP / Bryan R. Smith)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 28 Mei 2020 | 05:24 WIB

New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street naik untuk hari kedua berturut-turut pada perdagangan Rabu (28/5/2020) karena optimisme pembukaan kembali ekonomi. Saham perusahaan-perusahaan yang mendapat manfaat ekonomi dari pelonggaran lockdown berada di jalur positif.

Dow Jones Industrial Average melonjak 553,16 poin, atau 2,2 persen menjadi 25.548,27, atau menembus level psikologis di atas 25.000 untuk pertama kalinya sejak Maret. S&P 500 ditutup naik 1,5 persen mencapai 3,036.13, dan Nasdaq Composite naik 0,8 persen menjadi 9.412,36.

Saham bank naik. JPMorgan Chase menguat 5,8 persen, sementara Citigroup naik 8,5 persen. S&P Bank ETF SPDR naik 7 persen.

Saham-saham yang diuntungkan saat work from home melemah seperti Video Zoom turun 1,2 persen. Shopify, Amazon dan Teladoc Health masing-masing tergerus 2,3 persen, 0,6 persen dan 1,1 persen.

"Ini adalah rotasi yang harus kita biasakan," kata Kepala Strategi Pasar National Securities, Art Hogan.

Baca juga: Wall Street Menguat, Dow Jones dan S&P Tembus Level Psikologis

Semua atau 50 negara bagian di AS telah membuka kembali ekonominya sampai batas tertentu. Pada Selasa, Gubernur New Jersey Phil Murphy mengatakan negara bagian akan mengizinkan tim olahraga profesional untuk melanjutkan latihan dan kompetisi.

"Pasar telah membuat pola-V ke atas dan ada banyak skeptisisme di sekitar itu, tetapi kami baru mulai sekarang untuk melihat beberapa bukti dalam perubahan data," kata Kepala Strategi Pasar dan Kepala Ekonom MKM Partners, Michael Darda.

“Beberapa angka perumahan lebih baik dari yang diharapkan. Saat pembukaan ekonomi sedang berlangsung, hampir semua negara bagian sekarang mulai aktivitas memantul dari level yang sangat rendah."

Pada Rabu, Asosiasi Bankir Hipotek melaporkan kenaikan mingguan keenam dalam aplikasi hipotek. Data yang dirilis Selasa menunjukkan penjualan rumah baru pada bulan April melampaui estimasi. Penjualan rumah keluarga tunggal AS baru meningkat 623.000 bulan lalu, mengalahkan perkiraan 490.000, menurut Dow Jones.

Sementara itu, perusahaan bioteknologi Novavax, Senin mengatakan, pihaknya memulai percobaan vaksin pada manusia untuk pertama kalinya.

Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, Anthony Fauci, Rabu mengatakan AS dapat menghindari gelombang kedua corona akhir tahun ini. "Untuk pertama kalinya dalam krisis ini, kita dibombardir oleh kabar baik," kata Kepala Strategi Investasi Leuthold Group Jim Paulsen, kepada CNBC.



Sumber: CNBC