UE Beri Pinjaman Rp 12.200 Triliun untuk Pemulihan Ekonomi
INDEX

BISNIS-27 532.645 (8.39)   |   COMPOSITE 6373.41 (16.42)   |   DBX 1200.38 (7.1)   |   I-GRADE 185.572 (0.47)   |   IDX30 530.591 (5.91)   |   IDX80 143.3 (0.91)   |   IDXBUMN20 436.746 (-1.39)   |   IDXESGL 146.832 (2.43)   |   IDXG30 145.313 (0.68)   |   IDXHIDIV20 465.476 (6.27)   |   IDXQ30 150.721 (1.92)   |   IDXSMC-COM 298.62 (-4.71)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (-7.37)   |   IDXV30 150.9 (-1.9)   |   INFOBANK15 1063.78 (12.11)   |   Investor33 452.728 (7.92)   |   ISSI 189.451 (-0.24)   |   JII 667.742 (1.11)   |   JII70 234.615 (-0.52)   |   KOMPAS100 1279.35 (7.74)   |   LQ45 988.752 (9.51)   |   MBX 1764.22 (3.66)   |   MNC36 335.71 (4.95)   |   PEFINDO25 340.233 (-1.68)   |   SMInfra18 325.434 (3.65)   |   SRI-KEHATI 386.573 (6.93)   |  

UE Beri Pinjaman Rp 12.200 Triliun untuk Pemulihan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2020 | 05:57 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Brussel, Beritasatu.com - Komisi Eropa meluncurkan rencana dana pemulihan 750 miliar euro (US$ 826,5 miliar) atau setara Rp 12.212 triliun karena kawasan itu menghadapi krisis ekonomi terburuk sejak 1930-an.

Pinjaman dana ini dicairkan melalui anggaran Eropa - keranjang uang tunai Uni Eropa yang mendukung program-program seperti Erasmus. Uni Eropa (UE) akan dibayar kembali antara 2028 dan 2058.

Dari total dana 750 miliar euro itu, sebanyak 500 miliar euro dalam bentuk hibah dan 250 miliar euro dalam bentuk pinjaman kepada negara-negara anggota. Dari dana 500 miliar euro itu, sebesar 310 miliar euro akan diinvestasikan dalam transisi hijau dan digital.

Jerman dan Prancis membuka pintu untuk menerbitkan utang bersama Uni Eropa minggu lalu, menunjukkan bahwa Komisi, badan eksekutif UE, harus mengumpulkan 500 miliar euro pada publik untuk didistribusikan sebagai hibah. Inisiatif ini sebagai terobosan dan langkah bersejarah karena Jerman selalu menentang gagasan utang yang diterbitkan bersama, bahkan selama krisis sebelumnya.

Namun ada empat negara Eropa yang masih menentang pemberian hibah sebagai cara untuk mengurangi dampak ekonomi dari krisis Covid-19, dan lebih memilih pinjaman yang akan dilunasi. Keempat negara itu adalah Austria, Belanda, Swedia dan Denmark. Mereka menginginkan komitmen reformasi ekonomi yang kuat sebagai imbalan atas bantuan keuangan.

Dengan memasukkan komponen hibah dan pinjaman, Komisi berupaya menjembatani perbedaan-perbedaan ini di antara 27 negara Uni Eropa.

Seorang pejabat Belanda, yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan kepada CNBC pada Rabu bahwa posisi-posisi tersebut sangat jauh berbeda dan ini adalah suara bulat, sehingga negosiasi akan memakan waktu. Sulit membayangkan proposal ini akan menjadi akhir negosiasi tersebut.

Proposal Rabu mengawali diskusi di antara 27 negara anggota UE. Para pemimpin akan bertemu melalui panggilan video pada 18 Juni dengan harapan menemukan konsensus mengenai perincian dana pemulihan yang tepat. Parlemen Eropa, satu-satunya lembaga Uni Eropa yang dipilih langsung, juga harus menyetujui bantuan keuangan baru.

Sementara ada langkah-langkah jangka pendek lain yang tersedia di seluruh Eropa. Bank Sentral Eropa membeli obligasi pemerintah sebagai bagian program 750 miliar euro dan 540 miliar euro yang tersedia untuk pengangguran, investasi bisnis, dan pinjaman kepada pemerintah.

Dalam rangka mendanai beberapa biaya tambahan, Komisi Eropa menyarankan menerapkan tugas pembatasan karbon, basis pajak korporasi umum yang dikonsolidasikan, dan pajak digital.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa rencana pemulihan mengubah tantangan besar yang kita hadapi menjadi peluang.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harga Minyak Turun 4 Persen karena Ketegangan AS-Tiongkok

West Texas Intermediate (WTI) berkurang US$ 1,54, atau 4,48 persen ke US$ 32,81 per barel.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Dow Jones Naik di Atas 25.000 Pertama Kalinya Sejak Maret

Dow Jones Industrial Average melonjak 553,16 poin, atau 2,2 persen menjadi 25.548,27.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Bertemu Azis Syamsuddin, HMS Center Minta DPR Lindungi Jamu Lokal

HMS Center minta DPR mendorong pemerintah agar mendukung industri jamu untuk terus tumbuh.

EKONOMI | 27 Mei 2020

Restrukturisasi PTPN Dipertanyakan

Komisi VI diminta segera menggelar rapat dengar pendapat dengan PTPN dan Kementerian BUMN untuk meminta penjelasan terkait restrukturisasi PTPN.

EKONOMI | 27 Mei 2020

Iman Brotoseno Dilantik Jadi Dirut PAW TVRI

Imam Brotosendo resmi dilantik menjadi Dirut PAW TVRI menggantikan Helmy Yahya untuk masa tugas 2020-2022.

EKONOMI | 27 Mei 2020

Aprindo Tunggu Kepastian Aturan New Normal

Aprindo masih menunggu kepastian dari kebijakan pemerintah pusat dan daerah terkait petunjuk teknis pembukaan kembali ritel modern.

EKONOMI | 27 Mei 2020

Hadapi New Normal, PLN Siapkan Tiga Fase Prosedur Kerja

PT PLN (Persero) menyiapkan tiga fase prosedur kerja menghadapi new normal.

EKONOMI | 27 Mei 2020

Imbas Covid-19, Target Pengurangan Impor 35% Mundur Jadi 2022

Untuk mencapai target substitusi impor tersebut, Kemperin tidak bisa bekerja sendiri.

EKONOMI | 27 Mei 2020

RI Bersaing dengan India Bidik Investor yang Relokasi dari Tiongkok

Indonesia dan dunia sedang memasuki fase yang sangat menantang.

EKONOMI | 27 Mei 2020

BCA Restrukturisasi Kredit Rp 82,6 Triliun untuk 72.000 Debitur

BCA memproyeksikan jumlah kredit yang direstrukturisasi akan terus bertambah.

EKONOMI | 27 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS