5.364 SID Baru Tercipta di 10 Days Challenge 2020 Periode 1

5.364 SID Baru Tercipta di 10 Days Challenge 2020 Periode 1
Pengunjung melihat pergerakan saham dengan telepon seluler di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (Foto: Beritasatu Photo / Mohammad Defrizal)
Lona Olavia / JAS Kamis, 28 Mei 2020 | 13:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan beberapa perusahaan efek yang menjadi anggota Bursa Mitra Galeri Investasi (GI) menggelar program "10 Days Challenge 2020" periode pertama. Dalam program tersebut sebanyak 5.364 single investor identification (SID) baru telah tercatat validitasnya di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi menagatakan, pandemi Covid-19 dan penerapan PSBB memang membuat BEI melakukan perpanjangan batas waktu selama 10 hari pada pelaksanaan "10 Days Challenge 2020" periode pertama. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme dari 84 Galeri Investasi dan 11 perusahaan efek anggota Bursa yang mengikuti acara ini.

Kompetisi 10 Days Challenge diselenggarakan oleh BEI bagi seluruh GI BEI di Indonesia merupakan tantangan dalam melakukan pembukaan rekening efek saham sebanyak-banyaknya dalam jangka waktu 10 hari kerja. Periode pertama dari kompetisi ini telah dimulai dari 11 Maret hingga 8 April 2020.

Selain memberikan apresiasi kepada GI BEI dan Anggota Bursa Mitra GI BEI, tujuan dari kompetisi ini adalah meningkatkan implementasi pembukaan rekening efek yang saat ini sudah semakin cepat dan mudah.

"Tujuan lainnya adalah sebagai sarana edukasi pasar modal dan dorongan atas terciptanya inklusi pasar modal dalam bentuk peningkatan jumlah investor dalam negeri," katanya dalam siaran pers, Kamis (28/5/2020).

Berikut pencapaian Anggota Bursa Mitra GI BEI pada Kompetisi 10 Days Challenge 2020 Periode 1: Phintraco Sekuritas sebanyak 1.254 SID, Indo Premier Sekuritas 1.117, Philip Sekuritas Indonesia 924, MNC Sekuritas 758, Danareksa Sekuritas 631, FAC Sekuritas Indonesia 322, BNI Sekuritas 285, RHB Sekuritas Indonesia 47, Mirae Asset Sekuritas Indonesia 16, Panin Sekuritas 7,dan Valbury Sekuritas Indonesia 3. 

 



Sumber: BeritaSatu.com