Pasar Nantikan Sikap AS atas Isu Otonomi Hong Kong

Pasar Nantikan Sikap AS atas Isu Otonomi Hong Kong
Seorang pekerja di Hong Kong, Jumat (1/5/2020), memanfaatkan aksi demontrasi Hari Buruh Internasional 2020, dengan memegang spanduk menuntut kemerdekaan dari Tiongkok. (Foto: Istimewa)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Jumat, 29 Mei 2020 | 06:20 WIB

New York, Beritasatu.com - Bursa Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Kamis (28/5/2020). Pelaku pasar Wall Street mengantisipasi konferensi pers Presiden Donald Trump soal Tiongkok terkait isu Hong Kong.

Dow Jones Industrial Average turun 0,6 persen ke 25.400,64. Koreksi ini yang pertama dalam tiga hari terakhir. Indeks S&P 500 turun 0,2 persen ke 3.029,73. Nasdaq turun 0,5 persen ke 9.368,99.

Trump rencananya akan mengumumkan sikap AS atas Tiongkok hari Jumat ini. Kongres Nasional Tiongkok menyetujui RUU keamanan nasional yang semakin membatasi otonomi Hong Kong. RUU ini memungkinkan Tiongkok melewati sistem legislasi Hong Kong. Selama ini Hong Kong menganut sistem "satu partai, dua sistem", yang memungkinkan otonomi yang luas. Jika AS menjatuhkan sanksi atas Tiongkok, hal tersebut bisa membuat pasar terkoreksi.

Menlu AS Mike Pompeo mengatakan kepada Kongres AS pada Rabu (27/5/2020) bahwa Hong Kong tidak lagi otonom dari Tiongkok. Sebelumnya, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Robert O'Brien, Minggu (24/5/2020) mengatakan AS ingin Hong Kong memiliki otonomi yang luas sehingga tetap bisa menjadi pusat keuangan Asia.

Sementara itu, Kementerian Tenaga Kerja AS mengatakan angka pengangguran bertambah lagi 2,1 juta minggu lalu. Meskipun angka ini sudah jauh berkurang dari minggu-munggu sebelumnya, tetapi masih di atas estimasi Dow Jones 2,05 juta orang.

Harga minyak mentah jenis WTI naik 2,7 persen ke US$ 33,17 per barel, sementara Brent naik 1,6 persen ke US$ 35,29 per barel.



Sumber: CNBC.com