Soal THR Tak Dibayar, Ombudsman Harus Buka Ruang kepada Pekerja
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Banyak Pengawas Ketenagakerjaan Minta THR kepada Perusahaan

Soal THR Tak Dibayar, Ombudsman Harus Buka Ruang kepada Pekerja

Jumat, 29 Mei 2020 | 10:48 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Ombudsman RI diminta agar membuka ruang lebih besar kepada buruh dan pekerja melalui Serikat Pekerja (SP) dan Serikat Buruh (SB) yang laporannya tidak ditindaklanjuti (follow up) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan sejumlah dinas tenaga kerja (disnaker).

“Ombudsman harus berani memaparkan data-data ketidakmampuan Kemnaker dan disnaker dalam menyelesaikan kasus-kasus THR ini,” kata Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (Opsi), Timboel Siregar, Jumat (29/5/2020).

Timboel berharap, Kemnaker terbuka ke publik atas upaya folllow up laporan tersebut sehingga publik dapat menilai kinerja pengawas ketenagakerjaan.

Menurut Timboel, persoalan pembayaran THR merupakan masalah rutin yang terjadi setiap tahun dan terus terjadi tanpa pernah ada upaya dari pemerintah utk melakukan pencegahan sehingga persoalan THR ini dapat berkurang secara signifikan.

Tahun 2020 ini pun terjadi dengan empat kategori pelanggaran THR dengan 453 pengaduan dari 336 perusahaan. Tentunya persoalan ini akan bisa diatasi bila pemerintah cq Pengawas Ketenagakerjaan di pusat maupun propinsi mau proaktif mendatangi perusahaan sebelum H-7 untuk memastikan soal pembayaran THR, khususnya bagi perusahaan-perusahaan yang setiap tahun bermasalah dengan pembayaran THR ini.

“Saya yakin Kemnaker dan dinas-dinas tenaga kerja propinsi sudah memiliki data perusahaan-perusahaan yang mempunyai masalah dengan pembayaran THR di tahun-tahun sebelumnya,” kata Timboel.

Informasi yang dikumpulkan Beritasatu.com, banyaknya perusahaan tidak membayar THR dari tahun ke tahun karena lumayan banyak oknum pengawas ketenagakerjaan baik dari Kemnaker maupun dari banyak dinas tenaga kerja di daerah justru meminta THR kepada perusahaan-perusahaan terutama perusahaan-perusahaan yang bandel membayar THR.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan, Brigadir Jenderal Polisi Iswandi, ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya ingin mendapat data pasti mengenai nama-nama pengawasan ketenagakerjaan yang suka meminta THR ke perusahaan-perusahaan. “Saya pasti menindak tegas yang terpenting saya mendapat data yang pasti,” kata Iswandi.

Iswandi mengaku, telah dipanggil Menaker Ida Fauziyah agar menindak semua pengawas yang tidak menjalankan tugas dengan benar.

Menurut Timboel, Posko THR harus proaktif, tidak bisa hanya menunggu di posko dan menerima laporan paska H-7. Seharusnya Pengawas Ketenagakerjaan sejak H-30 sudah mulai pro aktif memantau kepastian pembayaran THR. “Bila memang bermasalah ya harus diajak Serikat (SP) Pekerja dan Serikat Buruh (SB) atau perwakilan pekerja untuk membahas persoalan ini dan mencari solusinya.

Timboel mengatakan, karena tidak proaktif, ya kejadian seperti tahun lalu terus terjadi. “Saya berharap ada terobosan kerja dari Kemnaker dan dinas-dinas tenaga kerja terkait masalah THR ini. Jangan ada proses pembiaran sehingga masyarakat pekerja kehilangan trust kepada Kemnaker dan disnaker-disnaker,” kata dia.

Pernyataan Menaker Ida Fauziyah yang akan mengerahkan seluruh pengawas pantau THR, menurut Timboel ini kan statemen yang biasa disampaikan oleh Menaker ke Menaker sehingga terkesan Kemnaker peduli sekali.

“Selama ini saya tidak pernah mendengar dan mendapat data tentang follow up kasus-kasus pelanggaran THR, apakah tuntas, apakah ada yang dikasih sanksi pembatasan usaha,” kata dia.

Timboel mengatakan, jangan-jangan kasus pelanggaran ini bermuara pada proses perselisihan sesuai dengan UU Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselihan Hubungan Industrial. “Saya meragukan pengawas ketenagakerjaan yang menindaklanjuti laporan pekerja terkait THR ini, mengingat laporan-laporan soal THR selama ini banyak yang tidak di-follow up atau bermuara di PHI,” kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Layanan Data Indosat Ooredoo Naik 27% Selama Lebaran

Indosat Ooredoo mencatatkan peningkatan 27% pada traffic data selama Lebaran jika dibandingkan dengan rata-rata penggunaan normal sebelum pandemi Covid-19.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Kurs Rupiah Stabil di Rp 14.700an

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Jumat (29/5/2020), melemah tipis ke kisaran Rp 14.700.

EKONOMI | 29 Mei 2020

IHSG Dibuka Positif di Tengah-tengah Melemahnya Bursa Asia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,33 persen ke kisaran 4.731,71 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (29/5/2020).

EKONOMI | 29 Mei 2020

Kemko Maritim: 500 TKA Tiongkok Percepat Pembangunan Smelter

Mulai 2014, investasi di sektor hilirisasi nikel untuk stainless steel mulai mengalir.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Bursa Asia Melemah Ikuti Sentimen Wall Street

Bursa Asia dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini, Jumat (29/5/2020) mengikuti pergerakan Wall Street yang sebelumnya ditutup melemah.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Penuhi Target Perusahaan, Bos Tesla Dapat Bonus Rp 11 T

CEO Tesla, Elon Musk, mendapatkan bonus sebesar US$ 775 juta dolar atau Rp 11,4 triliun karena berhasil memenuhi target yang ditetapkan pemegang saham.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Pasar Nantikan Sikap AS atas Isu Otonomi Hong Kong

Bursa Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Kamis (28/5/2020). Pelaku pasar Wall Street mengantisipasi sikap AS atas Tiongkok.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Mochtar Riady: “China Exit” Tidak Menguntungkan Perekonomian Global

Sedikitnya 34 perusahaan Jepang sudah menyatakan minat untuk merelokasi tempat usaha mereka dari Tiongkok.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Hutama Karya Kebut Pembangunan Tol Trans Sumatera

Hutama Karya menerima total penyertaan modal negara sebesar Rp 11 triliun untuk melanjutkan proyek tolTrans Sumatera.

EKONOMI | 28 Mei 2020

BI Tambah Quantitative Easing Jadi Rp 583,5 Triliun

BI terus melakukan pelonggaran likuiditas kepada perbankan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dari dampak Covid-19.

EKONOMI | 28 Mei 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS