Pentingnya Memilih Asuransi agar Terlindungi saat Pandemi

Pentingnya Memilih Asuransi agar Terlindungi saat Pandemi
Ilustrasi Asuransi. (Foto: Istimewa)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Jumat, 29 Mei 2020 | 13:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Belum berakhirnya masa pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia, membuat masyarakat semakin sadar terhadap pentingnya menjaga pola hidup sehat mulai menjaga kebersihan lingkungan hingga makan makanan bergizi. Semua dilakukan demi menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit, termasuk Covid-19.

Salah satu memitigasi risiko penyakit adalah melakukan proteksi diri lewat produk asuransi.  Seberapa penting masyarakat memiliki polis asuransi kesehatan di masa pandemi corona? Apalagi pemerintah telah menyediakan BPJS Kesehatan untuk seluruh masyarakat.

Baca juga: Startup DokterSehat Luncurkan Layanan Proteksi Covid-19

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menjelaskan, polis asuransi berfungsi sebagai proteksi atas risiko yang tidak terduga."Asuransi kesehatan memberikan manfaat dengan menanggung risiko, yaitu biaya pengobatan penyakit tertentu. Salah satunya penyakit akibat terjangkit virus corona," kata Togar dalam keterangan yang diterima Jumat (29/5/2020).

Namun Togar mengingatkan, agar calon nasabah yang membeli polis asuransi dengan proteksi penyakit Covid-19, perlu memastikan kembali manfaat yang diterimanya. Pasalnya, polis asuransi yang dikeluarkan setiap perusahaan asuransi berbeda-beda. "Produk setiap perusahaan asuransi menawarkan manfaat perlindungan yang beragam," imbuh Togar.

Baca jugaDoni Monardo: 15 Juta Orang Gunakan Platform Kesehatan Online

Selain memberikan perlindungan diri, sejumlah produk asuransi ada yang menawarkan keuntungan investasi. Salah satunya adalah produk unitlink. "Produk unitlink bermanfaat dengan memberikan perlindungan terhadap risiko jiwa sekaligus tambahan manfaat investasi," kata dia.

Namun perlu dipahami bahwa investasi yang menawarkan imbal hasil, juga memiliki risiko. "Produk asuransi yang menawarkan investasi pada umumnya juga memiliki risiko yang disebabkan oleh likuiditas portofolio investasi, yang terkait dengan ekonomi makro, termasuk pasar modal," kata Togar.

Pengamat Asuransi Azuarini Diah menambahkan, di masa pandemi corona yang turut memukul berbagai sektor perekonomian nasional, perlu berhati-hati dalam membeli polis asuransi berbalut investasi. "Saat pandemi seperti saat ini, semua investasi mengalami koreksi. Jadi belum saat yang tepat untuk membeli polis asuransi berbalut investasi," kata dia.

Terkait layanan BPJS Kesehatan dia menilai mengingat sifat layanannya standar, tidak semua kalangan merasa cocok dengan sistem layanan kesehatan yang disediakan asuransi ini.

Menurut Azuarini, setidaknya ada tiga alasan masyarakat masih membutuhkan asuransi swasta walaupun sudah ada BPJS Kesehatan. Pertama, asuransi kesehatan swasta bermanfaat untuk mendapatkan akses layanan langsung. Kedua, polis asuransi kesehatan swasta bisa memberikan layanan lebih cepat. Terakhir, asuransi kesehatan swasta diperlukan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang optimal.

Sebagai gambaran, sejumlah perusahaan asuransi menawarkan produk perlindungan terhadap wabah virus corona. Di antaranya PT Prudential Life Assurance (Prudential), PT AIA Financial, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia dan PT Generali Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com