Logo BeritaSatu

DPR dan Kadin Bahas Kesiapan Dunia Usaha Masuki New Normal

Jumat, 29 Mei 2020 | 17:27 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menerima kunjungan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menampung aspirasi pelaku usaha terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah new normal, sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Kunjungan itu dipimpin langsung Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid -19 DPR, Sufmi Dasco Ahmad, yang membawa anggotanya dari berbagai perwakilan komisi di DPR, di antaranya Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI; Arteria Dahlan, anggota Komisi III DPR RI; Andre Rosiade, anggota Komisi VI DPR; Habiburokhman, anggota Komisi III DPR; Wihadi Wiyanto, anggota Komisi III DPR; Bambang Haryadi, anggota Komisi III DPR; Charles Meikyansyah, anggota Komisi VII DPR; Fauzi H Amro, anggota Komisi XI DPR; Nabil Haroen, anggota Komisi IX DPR; Sari Yuliati, anggota Komisi III DPR; Helvi Moraza, Staf Khusus Wakil Ketua DPR; serta Fuji Abdul Rohman, Staf Khusus Wakil Ketua DPR.

"Untuk new normal ini kami dari dunia usaha tentu akan melakukan persiapan, menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan disiplin di berbagai sektor," ungkap Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani, Jumat (29/5).

Dia juga mengatakan, pihaknya akan melindungi hak-hak dasar kesehatan pekerja dan mendukung keberlangsungan produktivitas pekerja di berbagai sektor di tengah pandemi.

Menurutnya, keputusan pemerintah untuk menerapkan New Normal dinilai tepat karena memberikan ruang gerak bagi pelaku usaha untuk menggerakkan kembali roda usahanya karena PSBB tidak dapat dilakukan secara berkepanjangan. "New normal memberikan ruang kepada pelaku usaha untuk bergerak maju. Sebab, selama ini protokol Covid-19 ternyata menambah cost bagi perusahaan," ujar Rosan.

Dia mengaku, sebelumnya Kadin Indonesia juga telah melakukan kajian-kajian dan evaluasi secara menyeluruh agar dunia usaha turut bersiap menghadapi situasi baik pada saat pandemi berlangsung dengan mengeluarkan panduan penanganan dan pencegahan Covid-19 di dunia usaha.

"Yang perlu diwaspadai adalah timing masa new normal ini, dilihat juga keadaan dari kesehatan itu apakah mulai membaik dan kurvanya melandai. Status masing-masing daerah juga berbeda-beda, ada yang memang sudah siap atau masih belum siap menghadapi new normal. Nanti perlahan harus dilakukan evaluasi, tahapannya seperti apa, juga kesiapan industrinya," kata dia.

Menurut Rosan, perekonomian dapat dibuka secara perlahan dengan berdasarkan hasil evaluasi karena pengusaha juga harus melakukan adaptasi, berinovasi dan berkreativitas untuk menghadapi situasi ini. Dia mengatakan, sektor industri padat karya harus menjadi prioritas.

“Dengan pertumbuhan ekonomi yang sedang menurun, harus didorong secara perlahan agar padat karya ini menjadi prioritas terlebih dahulu. Padat karya harus dipastikan siap menghadapi new normal agar yang di-PHK angkanya bisa ditekan," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Traveloka Dapat Suntikan Dana US$ 300 Juta dari INA Dkk

Traveloka, mendapatkan fasilitas pendanaan US$ 300 juta dari Indonesia Investment Authority, BlackRock, Allianz Global Investors, Orion Capital Asia.

EKONOMI | 30 September 2022

ICT Business Partnership, Pengusaha Korea-Indonesia Jalin Kerja Sama

Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korea bekerja sama dengan Korea National IT Industry Promotion Agency menggelar ICT Business Partnership.

EKONOMI | 30 September 2022

OPEC Disinyalir Pangkas Produksi, Harga Minyak Mentah Turun

Sempat menyentuh US$ 90 per barel, harga minyak mentah dunia Brent akhirnya turun pada perdagangan Jumat pagi (30/9/2022) di Asia.

EKONOMI | 30 September 2022

Dari Merugi Garuda Untung Rp 57 Triliun, Kok Bisa?

Laba bersih tersebut merupakan hasil dari pembalikan liabilitas atau utang setelah Garuda menuntaskan PKPU.

EKONOMI | 30 September 2022

Wall Street Melemah, S&P 500 Anjlok ke Level Terendah 2022

Wall Street ditutup melemah. Indeks S&P 500 jatuh ke level terendah tahun ini di tengah sentimen the Fed bakal tetap menaikkan suku bunga.

EKONOMI | 30 September 2022

Bank Raya Tunjuk Ida Bagus Ketut Subagia Jadi Dirut

Bank Raya menunjuk Ida Bagus Ketut Subagia sebagai Direktur Utama Bank Raya. Bank Raya juga mengumumkan rencananya menerbitkan 3,5 miliar saham.

EKONOMI | 29 September 2022

Mitigasi Risiko Kendaraan, Fox Logger Gaet Sompo Insurance

Fox Logger bekerja sama dengan PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance) untuk memberikan keamanan dalam mitigasi risiko kendaraan.

EKONOMI | 29 September 2022

Seedbacklink Siap Bantu UMKM Masuk Platform Digital

Seedbacklink siap membantu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mulai memasuki dunia digital.

EKONOMI | 29 September 2022

Right Issue 3,5 Miliar Saham, Bank Raya Bakal Ekspansif

RUPSLB PT Bank Raya Indonesia Tbk menyepakati rencana penambahan modal melalui right issue sebanyak-banyaknya 3,5 miliar saham.

EKONOMI | 29 September 2022

Penuhi TKDN, Fujitsu Luncurkan 8 Model Baru Pemindai Gambar

Sukses memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN), Fujitsu meluncurkan 8 model baru pemindai gambar komersial dalam seri fi.

EKONOMI | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tim Sepak Bola Amputasi Indonesia Awali Piala Dunia Lawan Argentina

Tim Sepak Bola Amputasi Indonesia Awali Piala Dunia Lawan Argentina

BOLA | 10 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings