Gandeng 4 Universitas, Kempupera Tingkatkan Kompetensi SDM Konstruksi

Gandeng 4 Universitas, Kempupera Tingkatkan Kompetensi SDM Konstruksi
Ilustrasi konstruksi. (Foto: BeritaSatu Photo / David Gita Roza)
Muawwan Daelami / WBP Jumat, 29 Mei 2020 | 19:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Diponegoro (Undip) menyiapkan program spesialis strata dua (S2) dengan materi keahlian khusus.

"Program tersebut adalah super spesialis bukan engineering master, tetapi itu general yang akan diakui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Master (S2). Misalnya di Undip, Master of Reservoir Operation," ucap Menpupera Basuki Hadimuljono dalam pernyataan resminya Jumat (29/5/2020).

Selama ini, Kempupera telah banyak membangun bendungan. Namun pola operasinya belum dilakukan berdasarkan prinsip keilmuan. "Nanti kita bekali anak muda dengan ilmu untuk pengoperasiannya,” imbuh Basuki.

Dia menambahkan, program super spesialis ini akan berjalan selama 18 bulan di mana satu semester dilakukan di dalam kelas dan dua semester di lapangan dengan didampingi mentor.

Program tersebut didesain untuk satu kelas yang maksimal terdiri dari 10 mahasiswa berdasarkan penugasan dari institusinya. Selain dari Kempupera, Basuki juga meminta BUMN karya untuk mengirimkan stafnya menjadi mahasiswa di program ini.

“Mudah-mudahan, program ini dapat memberikan dampak pada peningkatan kualitas industri konstruksi kita yang lebih baik,” katanya.

Basuki menyebut, pada Sidang Kabinet, Presiden Joko Widodo mengingatkan meskipun saat ini kementerian dan lembaga sedang fokus menangani Covid-19, jangan lupa dengan tugas-tugas besar lain di kementerian dan lembaga masing-masing.

"Presiden mencontohkan Kempupera tetap membangun infrastruktur jalan tol, jalan nasional, irigasi dan lain sebagainya," tutupnya.



Sumber: BeritaSatu.com