S&P 500 Menguat Tipis Setelah AS Umumkan Sikap atas Isu Tiongkok-Hong Kong

S&P 500 Menguat Tipis Setelah AS Umumkan Sikap atas Isu Tiongkok-Hong Kong
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (Foto: AFP / Johannes Eisele)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Sabtu, 30 Mei 2020 | 06:43 WIB

New York, Beritasatu.com - Bursa Amerika Serikat ditutup mixed pada perdagangan Jumat (29/5/2020). Pelaku pasar di Wall Street bisa bernapas lega setelah Presiden Donald Trump mengatakan tidak ada perubahan kesepakatan dagang dengan Tiongkok meskipun tensi meningkat.

Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun 0,1 persen ke 25.383,11. S&P 500 naik 0,4 persen ke 3.044,31. Nasdaq naik 1,2 persen ke 9.489,87.

Dalam sepekan S&P 500 dan DJIA naik 3 persen, sehingga dalam bulan Mei indeks naik 4,5 persen dan 4,2 persen masing-masing. Nasdaq naik 1,7 persen dalam sepekan dan 6,7 persen dalam sebulan.

Presiden Trump mengumumkan AS akan mulai mencabut status istimewa Hong Kong dalam perdagangan dengan AS. Keputusan ini diambil sebagai respons atas kebijakan keamanan nasional Tiongkok yang memperketat otonomi di Hong Kong.

"Saya memerintahkan jajaran saya untuk menghapus kebijakan pengecualian yang memberikan Hong Kong pelayanan istimewa dan berbeda. Pengumuman ini mencakup perjanjian ekstradisi, ekspor dan teknologi. Kami akan mencabut status istimewa Hong Kong sebagai entitas bea cukai dan wilayah yang terpisah dari Tiongkok," kata Trump.

Selama ini, Hong Kong tidak terkena kenaikan kebijakan impor AS seperti halnya Tiongkok. Pengumuman Trump berpotensi mengubah hal itu. Trump tidak menjelaskan lebih detail dan tidak melayani tanya jawab dengan media.

Trump juga menegaskan akan memperketat peraturan main perusahaan-perusahaan asing di pasar modal AS. Meskipun kebijakan ini berlaku untuk semua negara, tetapi fokusnya adalah perusahaan dari Tiongkok yang dinilai tidak transparan.



Sumber: BeritaSatu.com