Doni Monardo Minta Kawasan Industri Tegakkan Protokol Kesehatan

Doni Monardo Minta Kawasan Industri Tegakkan Protokol Kesehatan
Ilustrasi kawasan industri. (Foto: B1/Mohammad Defrizal)
Anselmus Bata / AB Minggu, 31 Mei 2020 | 21:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo meminta pengelola kawasan industri untuk menegakkan protokol kesehatan agar tidak menjadi klaster baru penularan virus corona. 

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan telekonferensi dengan para pemimpin redaksi media massa di Jakarta, Minggu (31/5/2020).

Menurutnya, salah satu kawasan industri yang bisa dicontoh dalam penegakan protokol kesehatan adalah kawasan Jababeka. Di kawasan tersebut ada penginapan bagi para pekerja, sehingga mereka tidak terlalu sering menggunakan angkutan umum yang berpotensi menjadi wahana penularan virus.

"Apabila setiap tempat kerja berkomitmen tinggi menjalankan protokol kesehatan, maka semua akan aman. Kawasan industri Jababeka bisa dicontoh," katanya. 

Pada kesempatan itu, Doni juga menyoroti pasar tradisional yang tetap diperbolehkan beroperasi. Agar pasar tradisional tidak menjadi klaster penularan corona, dia berharap pemerintah daerah (pemda) bisa mengatur operasional pasar. Misalnya, pada jam-jam tertentu, badan jalan bisa digunakan untuk berjualan, sehingga para pedagang dan pembeli tidak berdesak-desakan. 

Selain itu, pemda juga perlu menyediakan tempat cuci tangan dan mewajibkan pedagang menggunakan masker dan pelindung wajah (face shield). 

"Menjalankan protokol kesehatan merupakan harga mati dan harus selalu dikumandangkan agar terbiasa," katanya. 

Tak hanya di pasar, pemda juga diminta menyediakan fasilitas cuci tangan di sekolah. "Pengetahuan tentang menjaga kesehatan harus diajarkan sejak pendidikan paling rendah, bahkan dari rumah," katanya. 

 



Sumber: BeritaSatu.com