Bursa Saham Asia Mixed karena Data Aktivitas Pabrik Tiongkok

Bursa Saham Asia Mixed karena Data Aktivitas Pabrik Tiongkok
Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP / Philip Fong)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Senin, 1 Juni 2020 | 08:22 WIB

Tokyo, Beritasatu.com - Bursa Asia Pasifik bervariasi pada awal perdagangan Senin pagi (1/6/2020) karena rilis data Tiongkok selama akhir pekan menunjukkan aktivitas pabrik negara itu tetap ekspansi pada Mei.

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,56 persen karena saham konglomerat Softbank Group melonjak 2,07 persen. Indeks Topix juga diperdagangkan naik 0,3 persen.

Sementara Kospi Korea Selatan naik 0,77 persen. Reuters melaporkan Senin bahwa ekspor negara itu pada bulan Mei turun 23,7 persen YoY, atau lebih buruk dari ekspektasi jajak pendapat Reuters turun rata-rata 22,1 persen.

Sementara itu, saham di Australia menurun, dengan S&P/ASX 200 melemah 0,76 persen. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang naik 0,17 persen lebih tinggi.

Baca juga: Sepanjang Mei Dow dan S&P Naik Lebih 4%, Nasdaq Melonjak 6,8%

Fokus investor pada Senin kemungkinan pada data ekonomi Tiongkok untuk mengukur pemulihan keadaan ekonomi negara itu akibat pandemi corona.

Data yang dirilis pada akhir pekan oleh Biro Statistik Nasional Tiongkok menunjukkan aktivitas pabrik di negara itu berkembang pada bulan Mei, dengan Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur resmi berada di 50,6. Itu adalah penurunan dari 50,8 pada bulan April dan di bawah level 51,0 yang diperkirakan oleh para analis, menurut Reuters. Namun, angka untuk Mei berada di atas level 50, yang memisahkan ekspansi dari kontraksi dalam pembacaan PMI.

Ke depan, survei pribadi terhadap aktivitas manufaktur Tiongkok diperkirakan akan dirilis pada jam 9.45 HK/SIN.



Sumber: CNBC