89 PSN Baru Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

89 PSN Baru Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional
Ruas tol Manado-Bitung, salah satu proyek strategis nasional (PSN)untuk mengurangi biaya logistik dari Pelabuhan Internasional Bitung dan mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan KSPN Manado-Likupang. (Foto: Kempupera)
Herman / FMB Senin, 1 Juni 2020 | 14:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah telah mengumumkan adanya 89 Proyek Strategis Nasional (PSN) baru yang menjadi prioritas untuk segera dilakukan percepatan pelaksanaannya mulai 2020 hingga 2024. Total nilai 89 proyek strategis nasional baru ini mencapai Rp 1.422 triliun.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Endra Saleh Atmawidjaja menyampaikan, ke-89 PSN baru ini merupakan usulan atau rekomendasi dari berbagai kementerian, termasuk dari Kempupera. Usulan tersebut mempertimbangkan unsur kesiapan, mulai dari lahannya, masyarakatnya, dan juga dukungan Pemdanya.

“Yang 89 PSN ini sifatnya masih usulan, belum menjadi Keputusan Presiden. Beberapa yang menjadi usulan Kempupera seperti pembangunan jalan tol, bendungan, intinya yang bisa membantu mempercepat proses pemulihan ekonomi dan untuk kepentingan masyarakat,” kata Endra Saleh kepada Beritasatu.com, Senin (1/6/2020).

Baca Juga: Proyek Strategis Nasional Akan Serap 19 Juta Tenaga Kerja

Sementara itu untuk PSN yang lama, proses pembangunannya juga sudah banyak yang selesai atau hampir selesai. Beberapa yang digarap Kempupera seperti infrastruktur pembangunan perumahan, saat ini tengah dalam proses penyelesaian Rusun Tingkat Tinggi Pasar Jumat yang progres konstruksinya telah mencapai 88,12%.

Pembangunan lainnya yang terus dikerjar penyelesaiannya adalah Bendungan Pidekso di Wonogiri yang sudah mencapai 85,12%. Bendungan Pidekso merupakan salah satu proyek strategis nasional di bidang sumber daya air untuk mewujudkan ketahanan air dan pangan nasional. Bendungan multifungsi ini direncanakan mampu mengairi area irigasi seluas 1.500 hektar.

Selanjutnya adalah empat ruas tol baru yang siap beroperasi dalam waktu dekat. Keempat tol yang merupakan bagian dari PSN lama ini rencananya akan mulai dioperasikan pada akhir Juni 2020, antara lain ruas tol Banda Aceh-Sigli seksi 4 sepanjang 14 kilometer, Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer, Manado-Kauditan sepanjang 21 km bagian dari tol Manado-Bitung, dan ruas tol ruas tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) seksi 1 dan 5 sepanjang 33 km.

Sementara itu berdasarkan data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), dari 223 PSN berdasarkan Perpres 56/2018, secara kumulatif mulai dari 2016 sampai dengan Desember 2019 terdapat 92 PSN yang selesai dengan nilai investasi mencapai Rp 467,4 triliun. Sementara itu, KPPIP mencatat terdapat 88% proyek telah melewati tahap penyiapan dan ditargetkan pada akhir 2020 hanya 5% proyek yang masih dalam tahap penyiapan.

Baca Juga: Menko Perekonomian: 89 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp 1.422 T Jadi Prioritas

Terkait usulan PSN baru, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di kesempatan sebelumnya juga telah memapaparkan, dari 89 proyek baru tersebut, 56 proyek yang direkomendasikan merupakan proyek program usulan baru, 10 proyek perluasan, 15 proyek dikelompokkan program baru, dan 8 proyek ketenagalistrikan.

Dalam perincian berdasarkan alokasi anggaran dan jenis proyeknya, Airlangga menyebut dari 89 proyek baru tersebut, ada 15 proyek terkait proyek jalan dan jembatan, 5 proyek bandara senilai Rp 5,66 triliun, 5 proyek kawasan industri Rp 327,2 triliun, 13 proyek bendungan dan irigasi sebesar Rp 71,8 triliun, satu proyek tanggul laut senilai Rp 5,6 triliun, 1 program dan 2 proyek fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter).

Kemudian, ada 1 proyek penyediaan lahan gambut pangan di Kalimantan Tengah, 5 proyek pelabuhan, 6 proyek kereta api, 13 proyek kawasan perbatasan, 12 proyek energi, 6 proyek air bersih, 1 proyek pengelolaan sampah, serta 3 proyek pengembangan teknologi, termasuk teknologi drone senilai Rp 27,17 triliun.



Sumber: BeritaSatu.com