Nigeria Membersihkan Korupsi dalam Olahraga

Nigeria Membersihkan Korupsi dalam Olahraga
Sabtu, 7 Agustus 2010 | 09:50 WIB
-Dana Piala Dunia Nigeria
 dikorupsi
-Mantan presiden dan wakilnya
 terlibat
-Kini training center olahraga
  diawasi ketat
 
Nigeria terus berjuang melawan korupsi. Kabar terbaru, Badan anti-gratifikasi Nigeria membekukan rekening Federasi Sepakbola Nigeria (NFF).
 
Organisasi itu ditengarai melakukan korupsi terkait dana US $ 8 miliar, dana biaya Nigeria ke Piala Dunia bulan lalu.
 
Dugaan korupsi di NFF ini pun menyerempet-serempet mantan presiden dan wakil presiden NFF, Sani Lulu dan Amanze Uchegbulam. Hari-hari ini mereka berdua diperiksa.
 
Di negeri dengan indeks persepsi korupsi 2009 di posisi 130 (Indonesia 111), memang membuat frustrasi mereka yang ingin menyelamatkan uang negara guna membangun masyarakat.
 
Salah satu lembaga yang relatif bersih adalah Komisi Sport Nigeria (NSC). Lembaga inilah yang mengawasi aliran dana untuk berbagai kegiatan olahraga di Nigeria.
 
Direktur NSC, Patrick Eleji, seperti dikutip BBC, belum lama ini menganjurkan ke semua organisasi olahraga di Nigeria untuk membukukan keuangannya dengan bertanggung jawab dan transparan..
 
“Kami berencana bekerjasama dengan para penggiat antikorupsi dan komisi-komisi yang berkaitan untuk menangani kebobrokan dunia olahraga Nigeria,” kata Eleji.
 
Dia menambahkan bahwa NSC telah membentuk divisi untuk mengawasi para staf di kementerian olahraga. Sehingga mereka dipastikan steril dari praktik korupsi dan suap.
 
Yang kini sedang diawasi ketat adalah penyelenggaraan pertandingan liga sepak bola Nigeria dan pusat pembinaan olahraga, tempat penggodokan olahragawan nasional Nigeria.
 
Kalau tahun ini indeks persepsi korupsi Nigeria meningkat lebih baik daripada Indonesia, bisa dimaklumilah kalau PSSI tak pernah masuk ke Piala Dunia.
 
Satgas Pemberantasan Mafia Hukum perlu juga sekali-sekali menengok dunia olahraga, tampaknya.
Sumber: -